TEKNIK PERAWATAN TANAMAN KOPI ROBUSTA (Coffea canephora L.) DI PUSAT PENELITIAN KOPI DAN KAKAO (PUSLITKOKA) JEMBER

LINDAWATI (2021) TEKNIK PERAWATAN TANAMAN KOPI ROBUSTA (Coffea canephora L.) DI PUSAT PENELITIAN KOPI DAN KAKAO (PUSLITKOKA) JEMBER. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23680-180311100078-LINDAWATI_180311100078_LAPORAN PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23680-180311100078-LINDAWATI_180311100078_LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu sumber daya produksi
yang menentukan keberhasilan suatu perusahaan. Keberhasilan berikut erat dengan
sikap kompetensi yang tinggi yang dimiliki para karyawannya. Mereka sangat
memberikan kontribusi pada setiap kegiatan usaha, sehingga perlu pengolahan yang
tepat agar setiap tujuan perusahaan dapat dicapai secara efektif dan efesien. Dalam
sebuah perusahaan, kualitas sumber daya manusia perlu ditingkatkan secara berkala,
hal ini dilakukan agar dapat menunjang keberhasilan dalam melaksanakan tugas
sebagai tanggung jawab. Oleh karena itu, kualitas sumber daya manusia dalam suatu
perusahaan baik instansi pemerintah maupun swasta memerlukan tenaga kerja yang
professional dan berdedikasi tinggi serta loyal terhadap perusahaan dan pekerjaannya.
Apabila suatu perusahaan menginginkan tujuannya tercapai, maka perusahaan
tersebut harus memilik sumber daya manusia yang berkualitas serta mampu
memberikan pengaruh besar terhadap perusahaan.
Perguruan Tinggi merupakan salah satu lembaga pendidikan memiliki peran
sangat besar dalam upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan
peningkatan daya saing bangsa. Agar peran yangstrategis dan besar tersebut dapat
dijalankan dengan baik maka lulusan perguruan tinggi haruslah memiliki kualitas
yang unggul. Dalam masa ini mahasiswa diharapkan dapat menjawab kebutuhan
tenaga kerja yang professional. Untuk memasuki dunia kerja, tidak hanya dituntut
untuk lulus berbekal kecerdasaan intelektual saja namun harus memiliki kemampuan
dasar. Kemampuan dasar yang dimaksud antara lain pengetahuan (Knowledge),
keterampilan (Skill), dan sikap (Attitude). Untuk mendapatkan ketiga hal tersebut,
tidak semua dapat diberikan melalui kegiatan perkuliahan formal. Oleh karena itu,
dibutuhkan sebuah program Praktik Kerja Lapangan sebagai sarana pembelajaran
bagi mahasiswa untuk memperoleh ketiga kemampuan dasar diatas dalam bekerja
yang dibutuhkan setelah menyelesaikan pendidikan. Praktik Kerja Lapangan
merupakan sarana penting bagi mahasiswa untuk pengembangan diri dalam dunia

2
kerja yang sesungguhnya. Dengan mengikuti program PKL ini mahasiswa sangat
diharapkan dapat mengetahui, mengenal, dan memiliki pengalaman dengan kondisi
dunia kerja. Selain itu kegiatan PKL ini memberikan kontribusi yang berarti bagi
perkembangan mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum
memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.
Kopi adalah komoditas ekspor yang berperan penting sebagai sumber devisa
negara. Hampir tiga abad kopi diusahakan penanamannya di Indonesia guna
memenuhi kebutuhan konsumsi di dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini
membuktikan bahwa komoditas ekspor kopi Indonesia dapat bersaing dengan
komoditas kopi dari negara-negara pengekspor kopi lainnya, dibuktikan dengan
tingginya ekspor kopi Indonesia pada tahun 2015 sebesar 550.000 ton ke berbagai
negara di dunia terutama Amerika sebagai negara pengimpor kopi terbesar. Indonesia
merupakan negara ke empat sebagai produsen kopi terbesar di dunia. Sebagai
komoditas yang mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi, sudah selayaknya
pengembangan usaha tani kopi mendapat perhatian serius. Di Indonesia kopi yang
banyak dibudidayakan dan diperdagangkan secara komersil hanya dua spesies saja
yaitu: kopi Robusta dan kopi Arabika. Produksi kopi Robusta kurang lebih 83% dari
total produksi kopi Indonesia dan sisanya 17% kopi Arabika. Produktivitas kopi
Robusta rata-rata 900-1.300 kg/ha/tahun dan kopi arabika 800-12000 kg/ha/tahun.
Dengan pemeliharaan intensif produktivitasnya bisa ditingkatkan hingga 2000
kg/ha/tahun (Faridah, 2005).
Indonesia sejak dulu dikenal sebagai salah satu penghasil kopi, hal ini
didukung faktor luas daerah yang luas dan iklim tropis serta pasar kopi di Indonesia
sangat berpotensi dalam pengembangan, hal ini didukung dari pangsa pasar dalam
negeri yang masih sangat luas dan tenaga kerja yang mendukung. Melihat potensi
kopi yang amat luas terutama didalam negeri maka pemerintah banyak melakukan
investasi terhadap industri kopi guna memajukan industri kopi dalam negeri. Negeri
tidak sejalan dengan yang diharapkan oleh pemerintah, hal ini bisa dilihat dari
rendahnya produktivitas dan menurunnya produksi kopi. Penyebab dari menurunnya
produksi dan produktivitas kopi salah satunya disebabkan oleh perawatan pada tanaman kopi seperti pengendalian hama penyakit, pemangkasan, penyiangan dan
penyiraman.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
LINDAWATI
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords PERAWATAN TANAMAN; KOPI ROBUSTA; PUSAT PENELITIAN KOPI DAN KAKAO (PUSLITKOKA) JEMBER
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:37
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5185

Actions (login required)

View Item
View Item