TRUNOJOYO-KP-23665-190311100005-LAILATUL BADRIYAH#190311100005#AGROEKOTEKNOLOGI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan salah satu komoditas
pertanian yang sangat penting dan bernilai ekonomi tinggi, yang dibutuhkan
dalam memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari sebagai bahan baku utama
penghasil gula. Gula merupakan kebutuhan primer yang permintaannya selalu
meningkat setiap tahunnya. Kendala yang masih dihadapi oleh industri gula yakni
produksi gula masih lebih rendah jika dibandingkan dengan permintaan konsumen
(Arist, et al., 2015).
Kendala yang memicu hasil produksi gula rendah yakni adanya serangan
hama dan penyakit pada tanaman tebu. Tebu yang terserang hama dan penyakit
dapat mengurangi kualitas dan kuantitas gula sehingga, hasil produksi tidak
maksimal. Pengaruh adanya hama dan penyakit berasal dari kegiatan budidaya di
lahan sehingga diperlukan tindakan pengendalian.
Hama dan penyakit yang ditemukan di lahan sangat beragam. Ada pun hama
dalam budidaya tanaman tebu yang menganggu aktivitas budidaya tanaman tebu
yaitu Tikus, Penggerek, Uret, Boktor, Kutu Bulu Putih, Ulat Grayak, Belalang,
Rayap, dll. Sedangakan, Penyakit yang ditemukan dalm budidaya tanaman tebu
meliputi Luka Api, Karat Daun, Mosaik, Embun Bulu, Blendok, Pokahbung,
Daun Hangus, Busuk Akar dan Pangkal Batang, dll (Nurcahyo,N et.al., 2018).
Budidaya tanaman tebu sama seperti kegiatan budidaya tanaman lain.
Budidaya tanaman tebu dimulai dari pembenihan yang nantinya ditanaman lahan
yang telah disiapkan. Setelah proses penanaman ada juga perawatan yang
bertujuan untuk menghasilkan produksi yang mencukupi kebutuhan. Kurangnya
perawatan dan pemeliharaan tanaman tebu menjadi salah satu faktor penyebab
tingginya serangan hama dan penyakit yang dapat memicu tanaman tebu roboh
serta dapat mengakibatkan kematian pada tanaman tebu.
Upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan produktivitas tanaman tebu
yakni dengan mengoptimalkan perawatan pengendalian organisme pengganggu
tanaman. Hal ini bertujuan untuk menghindari kerugian ekonomi yang berupa
kehilangan hasil panen. Dengan demikian, Praktik Kerja Lapang di PT. PG. Candi
Baru Sidoarjo tentang pengendalian organisme pengganggu tanaman tebu sangat perlu diperlajari untuk memperoleh hasil produksi yang tinggi untuk memenuhi
kebutuhan produksi yang optimal.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM LAILATUL BADRIYAH |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | HAMA DAN PENYAKIT; TEBU; PT. PG. CANDI BARU SIDOARJO |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:37 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5153 |
