TEKNIK PELAKSANAAN MULTIPLIKASI TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) DI NURSERI TANAMAN (BBPPTP) SURABAYA, JAWA TIMUR

NURUL AZIZAH (2022) TEKNIK PELAKSANAAN MULTIPLIKASI TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) DI NURSERI TANAMAN (BBPPTP) SURABAYA, JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23659-190311100083-NURUL AZIZAH#190311100083#AGROEKOTEKNOLOGI.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23659-190311100083-NURUL AZIZAH#190311100083#AGROEKOTEKNOLOGI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan iklim tropis, sehingga
banyak jenis tanaman dapat tumbuh dengan mudah di Indonesia. Dari tanaman
yang ada terdapat banyak manfaat yang bisa kita peroleh dari tanaman-tanaman
tersebut. Salah satunya adalah tanaman tebu (Saccharum officinarum L.).
Tanaman Tebu memang termasuk salah satu jenis tanaman yang hanya dapat
ditanam di daerah yang memiliki iklim tropis, sesuai dengan iklim di Indonesia.
Indonesia memiliki luas areal yang digunakan untuk tanaman tebu yaitu
mencapai 344 ribu hektar. Manfaat yang kita dapatkan dari tanaman tebu yaitu
penghasil bahan pembuatan gula, karena Tebu yang diperoleh dari perkebunan
pada umumnya diolah menjadi gula di pabrik-pabrik gula (Andaka, 2011).
Seiring berjalannya waktu yang mana dengan meningkatnya jumlah
penduduk, maka nilai konsumsi gula juga meningkat. Menurut Sukmadjaja dan
Muhammad (2014), pemerintah pada tahun 2014 telah menetapkan
Swasembada Gula Nasional dengan target produksi 5,7 juta ton gula. Target
yang ditentukan oleh pemerintah itu masih sulit untuk dicapai karena adanya
kendala dari beberapa faktor. Beberapa faktor tersebut antara lain yaitu
kurangnya luas areal pertanaman tebu, rendahnya produktivitas serta kandungan
rendemen gula yang rendah pada tanaman tebu. Salah satu upaya yang dapat
dilakukan untuk mencapai target tersebut adalah dengan merehabilitasi lahan
melalui program bongkar ratoon dan penataan varietas. Penerapan upaya
tersebut, yaitu saat dilaksanakan kegiatan bongkar ratoon dan penataan varietas
akan berdampak pada kebutuhan benih dalam jumlah yang besar (Sukmadjaja
dan Muhammad, 2014).
Pemenuhan kebutuhan benih tebu unggul dalam jumlah yang besar jika
dilakukan secara konvensional maka akan sulit dilakukan, hal tersebut karena
perbanyakan secara konvensional akan memerlukan periode penjenjangan yang
cukup lama dan laju perbanyakannya juga rendah. Periode penjenjangan yang
juga memerlukan waktu cukup lama akan mengakibatkan akumulasi penyakit
sistemik yang dapat menurunkan produktivitas tanaman tebu, berbeda jika
perbanyakan dilakukan melalui kutur jaringan, karena teknik ini bisa dikatakan
merupakan alternatif yang dapat ditempuh untuk menghasilkan bibit unggul dalam waktu yang cepat. Tanaman tebu yang berasal dari hasil kultur jaringan
memiliki kelebihan yang lain yaitu akan mempunyai daya tumbuh, jumlah
anakan, produksi batang, dan kualitas nira yang lebih baik jika dibandingkan
dengan tanaman tebu yang diperbanyak secara konvensional (Sukmadjaja dan
Muhammad, 2014).
Nurseri Tanaman Perkebunan Balai Besar Perbenihan Proteksi Tanaman
Perkebunan (BBPPTP) Surabaya yang berlokasi di Kabupaten Tuban ini
merupakan balai yang bergerak dalam bidang perbanyakan atau perbenihan
tanaman tebu dengan menggunakan Teknik In vitro yaitu Kultur Jaringan. Dalam
proses ini terdapat tahapan yang tidak boleh dilewatkan saat proses kultur
jaringan. Pelaksanaan tahapan yang sesuai akan berpengaruh terhadap
berhasilnya proses produksi, dan berpengaruh juga terhadap hasil dari benih

tebu yang nantinya akan disubsidikan pada masyarakat. Mengetahui tahapan-
tahapan dari proses kultur jaringan ini menarik untuk diketahui dan dipelajari,

salah satunya adalah tahapan multiplikasi.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
NURUL AZIZAH
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords MULTIPLIKASI TANAMAN; TEBU; NURSERI TANAMAN (BBPPTP) SURABAYA
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:37
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5139

Actions (login required)

View Item
View Item