TRUNOJOYO-KP-23653-190311100050-Dwi Ulya Agustina#190311100050#Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (730kB)
Abstract
Sayuran merupakan salah satu produk hortikultura yang banyak diminati
oleh masyarakat karena memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan.
Sayuran dapat dikonsumsi dalam keadaan mentah ataupun diolah terlebih dahulu
sesuai dengan kebutuhan yang akan digunakan. Salah satu komoditi sayur yang
sangat dibutuhkan oleh hampir semua orang adalah tomat.
Tanaman tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan salah satu
komoditas pertanian yang cukup potensial untuk dikembangkan dan
dibudidayakan di daerah tropis karena memiliki gizi yang tinggi dan dapat
dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber vitamin dan mineral (Heriani, Neni
et al., 2013). Kandungan dan komposisi gizi pada tomat sangat bermanfaat bagi
kesehatan. Tomat tidak hanya dikonsumsi sebagai buah segar, tetapi juga
digunakan sebagai bahan penyedap dan bahan industri makanan dan minuman.
Selain itu, tomat memberikan keuntungan bagi produsen, konsumen, dan
masyarakat (Cahyono, 2008).
Saat ini budidaya tanaman tomat terus berkembang seiring dengan
meningkatnya permintaan buah tomat. Buah tomat pada musim panen, jumlahnya
sangat melimpah sehingga harganya menjadi turun, hal ini menyebabkan petani
mengalami kerugian. Buah tomat mempunyai daya simpan pendek sehingga tidak
dianjurkan menyimpan buah tomat segar dalam waktu yang terlalu lama.
Penanganan yang tidak tepat pada buah tomat sebelum dan sesudah pemanenan
dapat mempercepat proses kerusakan pada buah tomat sehingga mengakibatkan
penurunan mutu yang selanjutnya mempengaruhi nilai gizi dan nilai ekonominya,
hal itu di karenakan buah tomat mudah rusak (Herman, dkk., 2021). Budidaya
tanaman tomat masih perlu ditingkatkan untuk meningkatkan produktivitas
tanaman tomat. Hal yang perlu ditekankan agar produksi tanaman tomat dapat
meningkat yaitu dengan teknik perawatan pada tanaman tomat yang tepat meliputi
penyiraman, penyiangan, pengendalian hama dan penyakit, dan lain-lain.
Buah tomat mengandung senyawa yang punya fungsi untuk pemenuhan kebutuhan
gizi dan menjaga kesehatan. Senyawa yang terkandung dalam buah tomat di antaranya solanin (0,007%), saponin, asam folat, asam malat, asam sitrat, bioflavonoid (termasuk
likopen, α dan ß-karoten), protein, lemak, vitamin,mineral dan histamin. Likopenmerupakan
salah satu senyawa kimia palingbanyak terkandungdalamtomat;dalam100 gramtomatrata-
rata mengandung likopen sebanyak 3-5 mg.Dalam beberapa penelitian menyebutkan bahwa
tomat dapat bermanfaat sebagai obat diare, serangan empedu, gangguan pencernaan serta
memulihkanfungsiliver(Febriansyah,2008).
Budidaya tanaman tomat masih perlu ditingkatkan untuk meningkatkan
produktivitas tanaman tomat. Hal yang perlu ditekankan agar produksi tanaman
tomat dapat meningkat yaitu dengan teknik perawatan pada tanaman tomat yang
tepat meliputi penyiraman, penyiangan, pengendalian hama dan penyakit, dan
lain-lain
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DWI ULYA AGUSTINA |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | PERAWATAN TANAMAN; TOMAT; CV. MERDEKA SEED TERUS BERKARYA |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:37 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5130 |
