PRODUKSI GARAM TERNAK DI CV.SP KRISTAL BAHARI PAMEKASAN

USWATUN HASANAH (2021) PRODUKSI GARAM TERNAK DI CV.SP KRISTAL BAHARI PAMEKASAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23642-180341100001-180341100001 pkl.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23642-180341100001-180341100001 pkl.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Indonesia merupakan negara maritim dengan luas laut 70% dari total wilayah
keseluruhan serta memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia sebesar 95.181
km. Selain itu, Indonesia termasuk ke dalam kawasan tropis sekitar equator, yang
dapat memproduksi garam dalam sekala besar pada musim kemarau. Hal tersebut
seharusnya menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara produsen garam
terbesar di dunia, namun rendahnya kualitas garam yang dihasilkan menyebabkan
Indonesia masih mengimpor garam (Yansa et al. 2015).
Garam adalah komoditas strategis yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan
sehari-hari baik dalam bidang konsumsi dan industri. Garam tersusun dari
kumpulan senyawa kimia dengan penyusun terbesarnya natrium klorida (NaCl)
dan zat pengotor seperti magnesium sulfat (MgSO 4 ), kalsium klorida (CaCl 2 ),
magnesium klorida (MgCl 2 ) serta senyawa minor lainnya (Rositawati et al. 2013).
Proses produksi garam memanfaatkan air laut sebagai bahan baku utama.
Teknologi produksi garam yang umum digunakan oleh petani garam yaitu
teknologi konvensional metode maduris dengan hasil garam kualitas medium
grade (garam K-II) (Kurniawan et al. 2019).
Garam berdasarkan SNI (Standar Nasional Indonesia) dikelompokan menjadi
dua yaitu garam konsumsi dan garam Industri. Pengelompokkan garam konsumsi
terdiri dari garam untuk konsumsi rumah tangga, industri pengasinan dan
pengawetan. Pengelompokkan garam untuk kebutuhan industri banyak digunakan
untuk bahan baku industri perminyakan dan tekstil (Jaya et al. 2016). Garam
ternak merupakan salah satu jenis garam yang termasuk ke dalam garam konsumsi
jenis medium grade. Garam medium grade merupakan garam konsumsi kelas
menengah yang biasa digunakan untuk garam dapur dan kebutuhan industri
menengah seperti kecap, tahu dan pakan ternak. Garam medium grade memilki
kadar NaCl 94,7-97% dengan kadar air 3-7% (Rusiyanto et al. 2013). Garam ternak digunakan sebagai tambahan dalam pembuatan pakan ternak dengan tujuan
untuk menambahkan kandungan mineral yang dibutuhkan oleh ternak (Khalil et
al. 2017).
CV.SP Kristal Bahari Pamekasan merupakan salah satu tambak garam yang
dalam proses produksinya menggunakan teknologi konvensional metode maduris.
Tambak Garam CV.SP Kristal Bahari Pamekasan memproduksi garam berupa
garam konsumsi dan garam ternak. Produksi garam ternak di CV.SP Kristal Bahari
menggunakan bahan baku utama garam krosok yang berasal dari hasil produksi
garam di CV tersebut serta berasal dari garam rakyat. Berdasarkan hal ini, CV.SP
Kristal Bahari dapat memproduksi garam ternak dalam skala besar.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
USWATUN HASANAH
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords PRODUKSI; GARAM TERNAK; CV.SP KRISTAL BAHARI PAMEKASAN
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:36
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5107

Actions (login required)

View Item
View Item