BUDIDAYA TANAMAN SIRSAK RATU (Annona muricata L.) DI UD SABILA FARM, YOGYAKARTA

NURIYA FIRDAUS (2022) BUDIDAYA TANAMAN SIRSAK RATU (Annona muricata L.) DI UD SABILA FARM, YOGYAKARTA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23625-190311100093-Nuriya Firdaus#190311100093#Agroekoteknologi.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23625-190311100093-Nuriya Firdaus#190311100093#Agroekoteknologi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Indonesia merupakan negara yang menghasilkan berbagai macam
komoditas hasil pertanian. Meskipun kebanyakan penduduk Indonesia bercocok
tanam tanaman pangan, tetapi komoditas hortikultura juga tidak tertinggal dalam
proses budidayanya. Salah satu komoditas hortikultura yang saat ini banyak

dibudidaya dan dinikmati oleh masyarakat yaitu frutikultura atau komoditas buah-
buahan. Buah-buahan merupakan jenis komoditas kedua yang banyak disukai

oleh masyarakat setelah sayuran dalam kategori tanaman hortikultura. Tingkat
konsumsi buah di Indonesia hanya sebesar 59,04% dari batas minimal tingkat
konsumsi buah yang direkomendasikan oleh WHO (World Health Organization)
yang sebesar 150 g/kapita/hari. Meskipun demikian kebutuhan buah saat ini
banyak dibutuhkan oleh masyarakat sebagai sumber vitamin apalagi akibat dari

adanya covid-19, bahkan Indonesia dapat meningkatkan hasil produksi buah-
buahan hingga menaikkan nilai ekspor buah pada tahun 2020 yang meningkat

30,31% dibandingkan pada tahun 2019 yaitu sebesar USD 389,9 juta
(Kementerian Pertanian RI, 2021).
Sirsak (Annona muricata L.) merupakan tanaman beriklim tropis yang
berasal dari Amerika, terutama Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini mulai
dibudidayakan di Indonesia pada abad ke-19 (Sukarmin, 2010). Buah sirsak di
Jawa dikenal dengan sebutan “Nangka belanda” dan ada yang menyebutkan
“Muris” di Madura dikenal dengan sebutan “Nangka moris” di sunda “Nangka
walanda”, di Bali “srikaya jawa”. Keberadaan buah sirsak sendiri bukan hal yang
asing lagi bagi masyarakat di Indonesia.
Kandungan yang ada di dalam sirsak sendiri menjadi daya Tarik
masyarakat untuk mengkonsumsi buah sirsak. Buah sirsak mengandung banyak
karbohidrat, fruktosa, vitamin C, vitamin B1 dan B2, serta mengandung komponen
lainnya yang berperan sebagai antioksidan (Prasetyorini et.al., 2014). Kandungan
antioksidan dan vitamin inilah yang tentunya banyak dicari oleh masyarakat,
apalagi di era pandemic seperti saat ini yang membutuhkan banyak asupan tubuh
yang sehat. Selain itu, tanaman sirsak sendiri dapat dimanfaatkan mulai dari
batang, daun hingga buahnya. Rasa manis asam dan aroma dari sirsak yang khas
menjadi daya Tarik sendiri. Namun demikian terkadang dari masyarakat kurang

2
suka dengan rasa asamnya, sirsak jenis ini disebut dengan sirsak local. Seiring
dengan berkembangnya pengetahuan saat ini terdapat sirsak varietas ratu.
Sirsak ratu merupakan sirsak yang memiliki rasa manis legit, dimana
tingkat kemanisannya lebih manis dibandingkan dengan sirsak lokal. Keberadaan

sirsak ratu ini dapat menjadikan daya tarik masyarakat untuk mengkonsumsi buah-
buahan, apalagi hal ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memakan buah sirsak namun tidak suka rasa asam yang ada pada buah sirsak lokal. Sirsak ratu
sendiri memiliki ukuran biji yang lebih kecil, sehingga daging buahnya cukup
banyak.
Produksi sirsak di Indonesia setiap tahunnya selalu meningkat.
Berdasarkan data dari Badan Statistik Nasional (BPS) pada tahun 2019 hasil
produksi sirsak di Indonesia yaitu sebesar 70.729 ton dan mengalami peningkatan
pada tahun 2020 yaitu sebesar 127.845 ton. Peningkatan hasil produksi buah
sirsak ini dikarenakan meningkatnya permintaan masyarakat pada buah sirsak.
Bahkan saat ini kebanyakan masyarakat banyak yang memiliki tanaman buah
sirsak di halaman rumahnya untuk konsumsi pribadi. Meskipun demikian teknik
budidaya serta serangan hama penyakit yang menyerang menjadi kendala
tersendiri bagi masyarakat yang baru memulai ataupun belum berpengalaman
dalam bidang pertanian. Sehingga membutuhkan pengetahuan yang lebih
mengenai Teknik budidaya yang baik dan benar.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
NURIYA FIRDAUS
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords BUDIDAYA TANAMAN; SIRSAK RATU; UD SABILA FARM, YOGYAKARTA
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:35
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5066

Actions (login required)

View Item
View Item