MANAJEMEN AGRIBISNIS APEL (Malus sylvestris) DI PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA KOTA BATU JAWA TIMUR

MOH. SUDI; NADIATUL HIKMAH; AHMAD UBAI DILLAH; ZAINATUL LAILI (2020) MANAJEMEN AGRIBISNIS APEL (Malus sylvestris) DI PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA KOTA BATU JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23567-170321100084-PKL_Moh. Sudi_Agribisnis_2020.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23567-170321100084-PKL_Moh. Sudi_Agribisnis_2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang
dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri atau
sumber energi, dan untuk mengelola lingkungan hidupnya. Sektor pertanian
memiliki dua arti yaitu pertanian dalam arti luas dan pertanian dalam arti sempit.
Pertanian dalam arti sempit adalah proses pengolahan tanaman. Pertanian
dalam arti luas tidak hanya meliputi proses pengolahan tanaman saja namun
juga mempelajari pertanian secara keseluruhan yang meliputi subsektor
peternakan, subsektor kehutanan, subsektor perkebunan, subsektor perikanan
dan subsektor hortikultura (Soetriono dan Suwandari, 2016).
Subsektor perkebunan merupakan salah satu subsektor dari sektor
pertanian yang dapat meningkatkan devisa Negara dan menyerap tenaga kerja.
Salah satu dari subsektor perkebunan yang dibudidayakan yaitu buah-buahan.
Budidaya tanaman buah-buahan perlu untuk diperhatikan, apabila salah dalam
perencanaan usahatani buah ini akan membuat hasil produk buah menurun.
Perencanaan lain yang harus diperhatikan yaitu dalam proses pengolahan buah
dengan tepat, sebab buah termasuk dalam produk pertanian yang mudah busuk
dan mudah rusak. Upaya yang dapat dilakukan agar hasil tanaman dapat
meningkat dan kualitasnya menjadi lebih baik yaitu penggunaan varietas unggul,
penggunaan pupuk yang tepat (organik atau non organik), pengendalian hama
dan penyakit, pengaturan jarak tanam yang tepat dan ketepatan waktu panen
(Siswanti dan Nizar, 2012). Buah-buahan yang biasanya diminati masyarakat
antara lain buah naga, kelengkeng, apel, jambu biji, pisang, jeruk dan
sebagainya.
Tanaman apel (Malus sylvestris) berasal dari pegunungan Caucacus Asia
Barat dan mulai menyebar seluruh pelosok Asia. Apel merupakan tanaman jenis
hortikultura buah-buahan. Buah apel berkembang di daerah dengan suhu yang
lebih dingin dan termasuk kedalam buah subtropis yang dapat tumbuh di daerah
dengan tipe iklim tropis seperti Indonesia, tentunya dalam perawatan buah apel
ini juga membutuhkan perlakukan ekstra. Apel juga memiliki banyak kandungan
yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa kandungan yang terdapat pada buah apel seperti karbohidrat yang tinggi, zat pectin yang mencegah dari
penyakit, vitamin C, Quarcetin yang dapat mencegah kanker, selain itu buah ini
juga dapat menetralisir racun dalam tubuh, dan masih banyak lagi manfaat lain
yang terkandung dari buah apel. Daerah dataran tingi di Indonesia yang dapat
mendukung pertumbuhan tanaman apel serta menjadi sentra dari tanaman
tersebut di Indonesia adalah Malang dan Pasuruan. Menururut Anggara dkk,
(2017) Ada beberapa varietas Apel yang cocok dibudidayakan di Indonesia, yaitu
apel jenis manalagi, anna, rome beauty, lali jiwo, dan princees noble. Jenis-jenis
apel ini diketahui dapat tumbuh dengan baik di iklm tropis seperti Indonesia.
Kota Batu adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota ini
dahulu merupakan bagian dari Kabupaten Malang, yang kemudian ditetapkan
menjadi kota administratif pada 6 Maret 1993. Pada tanggal 17 Oktober 2001,
Batu ditetapkan sebagai kota otonom yang terpisah dari Kabupaten Malang. Batu
dikenal sebagai salah satu kota wisata terkemuka di Indonesia karena potensi
keindahan alam yang luar biasa. Kota Batu merupakan bagian dari kesatuan
wilayah yang dikenal dengan Malang Raya (Wilayah Metropolitan Malang).
Topografi dari kota batu yang termasuk dalam dataran tinggi ini membuat kota
batu cocok untuk ditanami tanaman apel. Menuurut Badan Pusat Statistik (2019)
produksi tanaman apel di kota Batu pada tahun 2017 sebesar 55.891,9 ton
sedangkan produksi pada tahun 2018 sempat mengalami penurunan mejadi
sebesar 54.532 ton.
PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya merupakan salah satu pelopor
Wisata Agro di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1991 dan satu-satunya wisata
agro yang berfasilitas hotel. Dari Kota Malang berjarak sekitar 20 km atau tak
lebih dari 50 menit berkendara. Letaknya pada ketinggian 1.500 meter dari permukaan laut sehingga berudara sejuk khas dataran tinggi. PT. Kusuma Satria
Dinasasri Wisatajaya memiliki anak perusahaan yang bergerak di bidang
perkebunan, jasa pelatihan, konsultasi agribisnis, penyedia teknologi tepat guna
serta sarana produksi agribisnis yaitu PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya .
Harapan utama dari penyelenggaraan praktek kerja lapangan ini
disamping meningkatkan keahlian mahasiswa sesuai dengan tuntutan dunia
kerja, mahasiswa juga mampu memiliki etos kerja yang meliputi: kemampuan
kerja, motivasi kerja, inisiatif kerja, kreativitas, hasil pekerjaan yang berkualitas,
displin waktu dan kerajinan dalam kerja.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
MOH. SUDI; NADIATUL HIKMAH; AHMAD UBAI DILLAH; ZAINATUL LAILI
Department Agribisnis
Uncontrolled Keywords MANAJEMEN AGRIBISNIS; APEL
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:33
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/4935

Actions (login required)

View Item
View Item