TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23533-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (16kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23533-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (475kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23533-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (97kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23533-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (214kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23533-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (130kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23533-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23533-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23533-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (127kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23533-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (319kB)
Abstract
Cabe jawa atau cabe jamu (Piper retrofractum Vahl.) merupakan salah satu tanaman penghasil rempah-rempah dan fitofarmaka yang sangat penting dalam pemenuhan kebutuhan rempah-rempah dan obat-obatan tradisional bagi masyarakat maupun untuk makanan, minuman, industri jamu dan obat. Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur (2013) mencatat bahwa pada tahun 2010 luas areal tanaman cabe jamu seluas 4.211 ha dengan produksi buah kering 1.329 ton dan produktivitas 481 kg ha-1. Cabe jamu sering dimanfaatkan dalam memperoleh hasil senyawa oleoresin didalamnya, oleoresin termasuk salah satu senyawa yang diperoleh dari ekstraksi rempah-rempah dengan menggunakan pelarut organik, dan komponen kimia yang terkandung di dalamnya terbentuk dari unsur karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Beberapa metode yang sering digunakan untuk memperoleh oleoresin yaitu metode ekstraksi dengan metode sokletasi, metode maserasi, dan metode ultrasonik. Pada penelitian kali ini menggunakan metode ultrasonik dengan tujuan menentukan pengaruh waktu dan konsentrasi pelarut terbaik terhadap ekstraksi buah cabe jamu dan menentukan perlakuan terbaik menggunakan uji indeks efektivitas dengan metode De garmo. Untuk metode uji yang dilakukan yaitu menentukan nilai rendemen, uji fitokimia, uji kualitatif flavonoid, uji antioksidan, dan indeks efektivitas dengan perlakuan berbeda yaitu waktu 1,2, dan 3 jam dengan masing-masing konsentrasi pelarut etanol 60% dan 70%, dari hasil perlakukan terbaik diketahui dengan cara mengetahui hasil dari uji indekefektivitas, yang mana perlakukan terbaik yaitu terdapat pada sampel 60% 2 jam dengan hasil tertinggi yaitu 27.4191. Sedangkan nilai tertinggi rendemen yaitu 25% pada sampel 3 jam 60%, untuk kualitatif flavonoid nilai yang cukup stabil terdapat pada sampel 2 jam 60% sebanyak 0,846 mg QE/g. Sedangkan untuk nilai antioksidan tertinggi terdapat pada sampel 60% 2 jam dengan hasil 54.94%.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM IDA FARIDA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Cabe Jamu, Indeks Efektivitas, Metode Ekstraksi, Oleoresin |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:32 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:48 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/4836 |
