TRUNOJOYO-KP-23522-180311100040-LAPORAN PKL_AULIA ROCHMAH.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Praktik Kerja Lapang (PKL) merupakan salah satu kegiatan pembelajaran
yang dilakukan di Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura. Praktik Kerja
Lapang adalah salah satu bentuk pengintegrasian kegiatan pada masyarakat
dengan program Pendidikan yang dilakukan mahasiswa dengan bimbingan secara
terpadu antara Pendidikan tinggi (fakultas, jurusan, program studi) dan instansi atau
masyarakat tempat para mahasiswa melakukan praktek kerja lapang. Kegiatan
Praktik Kerja Lapang diharapkan mampu meningkatkan kemampuan, keterampilan
dan pemahaman mahasiswa mengenai bidang keilmuan yang digeluti. Praktik Kerja
Lapang merupakan implementasi dari teori-teori dan pengetahuan lainnya yang
diperoleh selama kegiatan belajar mengajar dalam kelas
Indonesia adalah negara agraris dimana sebagian besar penduduknya hidup
dari hasil bercocok tanam atau bertani,sehingga pertanian merupakan sektor yang
memegang peranan penting dalam kesejahteraan kehidupan penduduk Indonesia.
Pertanian sebagai salah satu pilar ekonomi negara,maka sektor pertanian
khususnya yang ada di daerah-daerah yang memiliki potensi unggul untuk pertanian
diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah terutama dari penduduk
pedesaan yang masih dibawah garis kemiskinan. Sektor pertanian merupakan
sektor yang dapat diandalkan dalam pemulihan perekonomian nasional. Berbagai
hal dapat dilakukan untuk dapat mengembangkan pertanian sejak saat ini.
Kesejahteraan petani dan keluargannya merupakan tujuan utama yang harus menjdi
prioritas dalam melakukan semua kegiatan yang berhubungan dengan
pengembangan pertanian (Anggriawan,2013).
Krisan (Chrysanthemum sp.) adalah tanaman bunga hias berupa perdu
dengan sebutan lain seruni atau bunga as (Golden Flower). Tanaman ini banyak
disukai karena warnanya yang beragam sehingga dapat menghiasi ruangan.Krisan
di Indonesia digunakan sebagai bunga pot dan bunga potong.Potensi bunga krisan
potong sangat baik dibanding bunga krisan pot karena peminat bunga potong lebih
besar daripada bunga krisan pot (Putri,2013). Tanaman krisan termasuk tanaman hias yang potensial untuk dikembangkan, karena tidak hanya dijadikan sebagai
bunga potong atau tanaman hias pot, tapi juga sebagai salah satu bahan baku
industri minyak wangi. Sehingga untuk mendukung perkembangan komoditas
ekspor dari sektor pertanian tanaman krisan perlu mendapat perhatian dalam
budidaya. Besarnya permintaan tanaman hias baik dari produksi bunga maupun bibit
dipasarkan dalam dan luar negeri merupakan peluang bisnis bagi sentra produksi
tanaman hias di Indonesia. Tingginya permintaan tanaman hias menjadikan usaha di
bidang pengadaan tanaman hias menjanjikan keuntungan yang besar, salah satu
tanaman hias yang populer adalah krisan. Di Indonesia, permintaan terhadap bunga
krisan meningkat 25% per tahun. Selama ini negara kita masih mengimpor bibit
krisan dari luar negeri, terutama Belanda, Jerman, Amerika dan Jepang. Data yang
diperoleh Direktorat Jendral Hortikultura tahun 2013, import bibit krisan mencapai
1.245.525 stek periode 2009-2013. Masalah utama dalam mengimpor bibit krisan
adalah harga, biaya, penyusutan dibandara, perizinan, karantina dan waktu
(Nurjaya,2018).
Upaya perbanyakan secra vegetaif dapat dilakukan dengan beberapa cara
yaitu stek,cangkok, dan okulasi. Bahan tanam yang digunakan untuk perbanyakan
stek menggunakan di antaranya cabang,pucuk,akar dan daun. Stek pucuk
merupakan cara perbanyakan tanaman yang relative mudah dilakukan. Pembibitan
dengan car aini merupakan salah satu cara cepat untuk memenuhi kebutuhan.
Proses produksi diperlukan media tanam dan zat pengatur tumbuh yang tepat untuk
memperoleh bibit yang baik. Zat pengatur tumbuh merupakan senyawa organic
bukan hara, yang dalam jumlah sedikit (1 mM) dapat merangsang, perkembangan
tanaman (Eltis,2019).
CV.Sekartka Jati Kencana merupakan perusahaan yang didirikan pada tahun
2003 yang berada di Desa Sidomulyo, Batu, Malang. Perusahaan didirikan oleh
beberapa tokoh yaitu Bapak.Toha, Bapak.Sugeng dan Bapak Budi dengan asal
mula membuka usaha pembibitan tanaman hutan namun karena terjadi naik turun
harga maka pada tahun 2005-2006 perusahaan dalam usaha di bidang tanaman
hutan memilih untuk fakum. Pemberian nama Sekartika Jati Kencana yaitu dari
senior yang sudah dipercayai. Cv.Sekartika Jati Kencana berkecimbung pada
Tanaman Krisan pada tahun 2003, Penangkaran Bawang Putih pada tahun 2007 dan Budidaya Bawang merah. Tanaman Krisan sendiri merupakan usaha milik
keluarga . Karyawan pada Cv.Sekartika Jati Kencana terdapat 14 Karyawan yang
dibagi dibagian tanaman krisan, bawang merah dan bawang putih.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AULIA ROCHMAH |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | PEMBIBITAN; BUNGA KRISAN |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:31 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:48 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/4795 |
