TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23448-170111100302_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (299kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23448-170111100302_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23448-170111100302_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (425kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23448-170111100302_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (427kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23448-170111100302_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (713kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23448-170111100302_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (173kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23448-170111100302_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (291kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23448-170111100302_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (169kB)
Abstract
ABSTRAKrnPemerintah memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM dalam melakukan pendaftaran perizinan usaha dengan tujuan untuk memberikan kepastian dan perlindungan bagi para pelaku usaha mikro dan kecil. Persoalannya, adanya peraturan perundang-undangan baru ternyata tidak serta merta diikuti dengan meningkatnya jumlah perizinan yang masuk. Berkaitan dengan itu, perlu diteliti tentang bagaimana proses perizinan bagi usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) berbasis risiko di Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan setelah berlakunya Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, apa saja faktor yang menjadi penghambat serta bagaimana upaya Pemkab Pamekasan dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut.rnPenelitian ini merupakan penelitian hukum empiris karena merupakan penelitian hukum dengan melihat serta mengamati apa yang terjadi di lapangan mengenai penerapan peraturan di dalam masyarakat dengan menggunakan pendekatan fakta dan data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis secara yuridis kualitatif.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa proses perizinan bagi pelaku usaha Mikro, kecil, dan menengah berbasis risiko di Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja sebagai berikut : Pertama, pelaku usaha mendaftar melalui situs web OSS-RBA supaya mendapatkan akses dengan membuat nama pengguna dan kata sandi; Kedua, harus memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK),dan memiliki surel aktif untuk membuat akun di platform OSS-RBA. Langkah berikutnya adalah memasukkan bidang usaha dan nilai investasi. Setelah semua data dilengkapi, sistem akan mengeluarkan NIB.Permasalahan yang menghambat proses perizinan bagi pelaku usaha mikro dan kecil setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja adalah rendahnya pemahaman mengenai tahapan perizinan berbasis risiko (OSS-RBA) danmasih gagap teknologi dalam mengajukan perijinan secara online. Upaya Pemkab Pamekasan dalm mengatasi permasalahan yang menghambat pengajuan perizinan bagi Usaha mikro dan kecil adalah bekerjasama dengan kecamatan untuk memberikan ruang/tempat klinik perizinan yang ditempatkan di seluruh Kecamatan yang diisi oleh beberapa pegawai DPMPTSP sebagai tim pelaksana/operator agar masyarakat dapat mengurus maupun memperpanjang izin usahanya tanpa harus datang ke kantor DMPTSP yang ada di Kabupaten.rnKata Kunci : perizinan, berbasis risiko, usaha mikro kecil dan menengah
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HENDRA LESMANA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | perizinan, berbasis risiko, usaha mikro kecil dan menengah |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:26 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:48 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/4512 |
