PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN PENGGUNA JASA PENERBANGAN YANG MENGALAMI KETERLAMBATAN PEMBERANGKATAN

EFFRI MAYASARI (2015) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN PENGGUNA JASA PENERBANGAN YANG MENGALAMI KETERLAMBATAN PEMBERANGKATAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6501-ABSTRAK (vii).pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6501-ABSTRAK (vii).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (94kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6501-COVER.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6501-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (743kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6501-BaB I.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6501-BaB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (278kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6501-BAB II.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6501-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (360kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6501-BAB III.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6501-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (422kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6501-Bab IV.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6501-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (86kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6501-DAFTAR PUSTAKA BRUUUUUUUUUUUUU.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6501-DAFTAR PUSTAKA BRUUUUUUUUUUUUU.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (195kB)

Abstract

Pengangkutan udara merupakan salah satu cara untuk mengangkut penumpang ataupun barang dari satu tempat ke tempat yang lain dengan menggunakan pesawat udara. Dalam pelaksanaan pengangkutan udara, hak-hak dari penumpang sebagai konsumen sering tidak terpenuhi seperti adanya keterlambatan penerbangan. Pada peraturan terkait penerbangan apabila alasan terjadinya keterlambatan penerbangan tidak termasuk dalam faktor cuaca dan teknis operasional, maka pengangkut sebagai pelaku usaha harus bertanggung jawab untuk memberikan kompensasi atau ganti kerugian. Hal ini menjadi menarik untuk diteliti karena dalam peraturan yang ada disebutkan bahwa yang mendapatkan kompensasi atau ganti kerugian adalah penumpang yang mengalami keterlambatan penerbangan lebih dari 30 menit, sedangkan untuk konsumen yang mengalami keterlambatan penerbangan kurang dari 30 menit tidak diatur. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memaparkan kriteria kerugian adanya keterlambatan penerbangan pada konsumen pengguna jasa pengangkutan udara dan menjelaskan upaya hukum yang dapat ditempuh oleh konsumen akibat adanya keterlambatan penerbangan pada jasa penerbangan.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Adapun pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan perundang-undangan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak diaturnya keterlambatan penerbangan kurang dari 30 menit dapat memberikan peluang kepada pengangkut sebagai pelaku usaha untuk dibebaskan dari tanggung jawab. Kemudian upaya hukum yang dapat ditempuh penumpang apabila terjadi keterlambatan penerbangan adalah penyelesaian secara non-litigasi melalui BPSK atau melalui jalur litigasi.
Kata kunci: perlindungan hukum, konsumen jasa pengangkutan udara, keterlambatan penerbangan

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
EFFRI MAYASARI
Department Ilmu Hukum
Uncontrolled Keywords perlindungan hukum; konsumen jasa pengangkutan udara; keterlambatan penerbangan
Divisions Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:25
Last Modified 24 Oct 2026 16:48
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/4476

Actions (login required)

View Item
View Item