TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6499-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6499-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (860kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6499-BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6499-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6499-BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (312kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6499-BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (88kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6499-DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (76kB)
Abstract
ABSTRAK
Hukum waris merupakan kaidah-kaidah dan asas-asas yang mengatur proses beralihnya harta benda dan hak-hak serta kewajiban-kewajiban seseorang yang meninggal dunia. Salah satu yang menjadi ahli waris adalah anak. Permasalahan akan timbul apabila anak tersebut masih dalam kandungan ketika orang tuanya meninggal. Hal ini menjadi menarik untuk diteliti disebabkan ketidakjelasan tentang status anak dalam kandungan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan mengenai hak mewaris anak dalam kandungan dan proses pembagian waris apabila salah satu ahli warisnya masih dalam kandungan menurut Hukum Perdata Indonesia.
Metode penelitian yang digunakan penelitian hukum normatif, yaitu suatu proses untuk menemukan aturan hukum, prinsip-prinsip hukum, maupun doktrin-doktrin hukum guna menjawab isu hukum yang dihadapi sesuai dengan karakteristik preskripsi ilmu hukum. Adapun pendekatan masalah dalam penelitian ini menggunakan pendekatan undang-undang yaitu pendekatan yang menelaah semua peraturan perundang-undangan yang bersangkut paut dengan permasalahan (isu hukum) yang sedang dihadapi, dan pendekatan konseptual yaitu pendekatan yang beranjak dari pandangan-pandangan dan doktrin-doktrin yang berkembang di dalam ilmu hukum.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam Hukum Perdata Indonesia anak dalam kandungan memiliki hak mewarisi harta peninggalan dari orang tuanya kandungnya. Anak dalam kandungan tersebut yang berhak mewarisi adalah anak yang berstatus sebagai anak yang sah dari hasil perkawinan yang sah. Pembagian harta warisan anak dalam kandungan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu, menunggu anak dalam kandungan tersebut lahir atau tanpa menunggu anak kandungan tersebut lahir.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FAUZIAH JUWITA PERMANA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | waris;anak dalam kandungan;pembagian waris |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:25 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:48 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/4467 |
