TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33037-200231100084_Abstract.pdf
Download (125kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33037-200231100084_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33037-200231100084_Chapter1.pdf
Download (375kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33037-200231100084_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (303kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33037-200231100084_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (233kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33037-200231100084_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (623kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33037-200231100084_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33037-200231100084_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (66kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33037-200231100084_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (352kB)
Abstract
Yanti Astutik, Pengaruh Financial Deepening terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Dosen Pembimbing Bapak Dr. Ris Yuwono Yudo Nugroho, S.E., M.Si.rnrnPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial deepening terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian menggunakan jenis pendekatan kuantitatif. Variabel yang digunakan pada penelitian yakni pertumbuhan ekonomi sebagai variabel dependen serta variabel financial deepening, inflasi, trade openness, remitansi dan dummy sebagai variabel independen. Variabel dummy digunakan untuk melihat pengaruh masa pandemi dan bukan masa pandemi Covid-19. Data yang digunakan adalah data sekunder dari tahun 2010 sampai 2023 dalam bentuk triwulan. Teknik analisis data menggunakan Error Correction Model (ECM) dan Robustness Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa financial deepening dalam jangka panjang dan jangka pendek berpengaruh negatif dansignifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal ini terjadi karena financial deepening di Indonesia masih tergolong rendah karena masih berada di angka sekitar 40 persen (< 50 persen) yang menunjukkan financial deepening masih dangkal. Variabel inflasi dalam jangka panjang dan jangka pendek tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Variabel trade openness berpengaruh positif signifikan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Temuan ini semakin memperkuat teori bahwa peningkatan trade openness akan berdampak positif dalam meningkatkan perekonomian seiring dengan perkembangan kondisi globalisasi suatu negara.Variabel remitansi dalam jangka panjang berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Dampak ini meningkat seiring dengan jumlah pengiriman uang yang lebih tinggi dibandingkan dengan PDB, karena remitansi menjadi salah satu penyumbang devisa negara terbesar. Variabel dummy Covid-19 dalam jangka panjang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, pada uji robustness didapatkan bahwa model jangka panjang lebih kokoh dibandingkan model dalam jangka pendek. Hal tersebut karena Covid-19 melumpuhkan sektor sektor industri, menyebabkan banyak kematian dan berdampak pada kerugian negara.rnrnKata Kunci: pertumbuhan ekonomi, financial deepening, inflasi, trade openness, remitansi, ECM, pandemi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YANTI ASTUTIK |
| Department | Ekonomi Pembangunan |
| Uncontrolled Keywords | Pertumbuhan Ekonomi; Financial Deepening; Inflasi; Trade Openness; Remitansi; ECM; Pandemi |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Pembangunan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:24 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:47 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/4407 |
