TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14863-140311100082_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14863-140311100082_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (820kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14863-140311100082_Chapter I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14863-140311100082_Chapter II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (202kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14863-140311100082_Chapter III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (332kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14863-140311100082_Chapter IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (329kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14863-140311100082_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14863-140311100082_Reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (96kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14863-140311100082_Apendice.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Kacang Bogor atau yang lebih sering disebut Kacang Bambara ini memiliki
daya adaptasi yang cukup luas. Kacang ini memiliki potensi yang cukup baik di
Indonesia. Pengembangan budidaya Kacang Bambara ini sudah mulai ditanam
dilahan kering, namun potensi yang dihasilkan dilahan kering dan lahan sawah
berbeda. Selain itu, Bambara juga memiliki beberapa Galur. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh cekaman kekeringan terhadap pertumbuhan beberapa
galur tanaman Kacang Bambara serta untuk mengetahui hasil produksi jika terkena
cekaman kekeringan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) faktorial. Faktor 1 yaitu penggunaan galur kacang bambara (G) yaitu Galur
BBL. 6.1.1 (kec. Brondong Lamogan), Galur CCC 2.1.1 (kec. Cugenang Cianjur),
Galur SS 2.2.2 (kec. Situraja Sumedang) dan faktor 2 yaitu Interval penyiraman (P)
yaitu P1 (Interval penyiraman 2 hari sekali), P2 (Interval penyiraman 4 hari sekali),
P3 (Interval penyiraman 6 hari sekali), P4 (Interval penyiraman 8 hari sekali), P5
(Interval penyiraman 10 hari sekali). Sehingga ada 15 kombinasi perlakuan dan 3
ulangan. Perlakuan interval penyiraman berpengaruh nyata pada parameter jumlah
daun trifoliat, jumlah polong, jumlah biji, berat basah daun, berat basah total, berat
kering daun dan berat kering total dan pada interval penyiraman P5 (penyiraman 10
hari sekali) memberikan hasil yang nyata dibandingkan perlakuan yang lain.
Sedangkan pada beberapa galur Bambara memberikan pengaruh yang nyata pada
tinggi tanaman, jumlah daun trifoliat, jumlah polong, jumlah biji dan berat biji per
tanaman. Galur tanaman kacang bambara yang dapat tahan terhadap cekaman
kekeringan adalah G1 (galur Lamongan).
Kata Kunci : Kacang Bambara, Interval Penyiraman, Galur
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NUR RISMA ZULIANA |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Kacang Bambara ; Interval Penyiraman ; Galur |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:24 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:47 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/4396 |
