TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6469-100111100046_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (266kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6469-100111100046_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (159kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6469-100111100046_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6469-100111100046_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (378kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6469-100111100046_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (457kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6469-100111100046_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (52kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6469-100111100046_Refrences.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6469-100111100046_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (151kB)
Abstract
ABSTRAK
Perjanjian Bagi Hasil Muzara’ah Merupakan akad bagi hasil yang prosesnya terjadinya sistematis dari suatu aturan islam namun yang terjadi pada masyarakat Desa Bletok Kecamatan Bungatan Kabupaten Situbondo ini tidak sesuai dengan apa yang diatur oleh Hukum Islam sehingga perjanjian tersebut tidak berlandaskan Syariah Islam. Bai as salam juga mengatur tentang adanya praktek jual- beli hasil pertanian dimana pembayarannya dilakukan diawal perjanjian dan penyerahan barangnya ditunda dikemudian hari. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan utama adalah pendekatan fakta dilapangan yang kemudian digabungkan dengan pendekatan kualitatif atas hasil penelitian dilapangan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa perjanjian bagi hasil Muzara’ah di Desa Bletok Kecamatan Bungatan Kabupaten Situbondo tidak adanya bukti tertulis maupun saksi dalam akad tersebut, kemudian dalam praktek jual-beli salam tersebut objek atau yang diperjual-belikan tidak jelas jenisnya dan takarannya pun tidak ada. Hal ini menimbulkan terjadinya ijon didalamnya yang mengakibatkan terjadinya penyimpangan terhadap prinsip syariah karena kenyataannya hanya adanya penaksiran dari pengepul terhadap padi yang akan dibeli meskipun belum tiba masa panen. Oleh karena itu, praktek jual-beli hasil pertanian hendaknya dijual kepada pengepul saat sudah di panen dan ditakar sehingga tidak ada unsur ijon. Penelitian ini juga menemukan adanya sewa-menyewa tanah hanya dengan menggunakan ucapan lisan tidak menggunakan bukti tertulis hal ini tentu jauh dari aturan yang telah di tetapkan dalam perundang-undangan sehingga ketika suatu saat perjanjian tersebut timbul tidak dapat dipertanggung jawabkan secara hukum.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOHAMMAD MUSTHOFA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Kata Kunci : Bai' as salam, Muzara'ah |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:23 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:47 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/4340 |
