TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23399-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23399-COVER FIXED.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (193kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23399-BAB1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (36kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23399-BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (578kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23399-BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (589kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23399-BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23399-BAB 5 CONCLUTION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23399-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (79kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23399-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
Abstract
Pembangkit Listrik Hybrid (PLH) merupakan pembangkit listrik yang menggunakan dua atau lebih sumber energi sebagai sumber penghasil energi listrik, yang bertujuan untuk menjaga keberlangsungan supply energi secara terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pembangkit listrik hybrid yang terdiri dari dua sumber energi yaitu matahari dan tenaga angin. Pada pengerjaan alat ini menggunakan panel surya dengan kapasitas 30 WP dan generator turbin dengan tegangan sebesar 24V serta baterai yang digunakan sebesar 20AH. Demi memperoleh daya maksimal panel surya maka dibuatlah sistem tracking matahari dengan menerapkan metode PID. Sistem tracking matahari ditentukan berdasarkan pembacaan sensor lux yang terdiri dari 4 buah sensor dengan konsep bayangan. Pergerakan panel surya dalam sistem tracking matahari menggunakan 2 buah linier aktuator yang bergerak naik turun secara vertikal dan horizontal. Data yang diperoleh0dari pembacaan sensor arus dan tegangan akan0disimpan pada SD Card sebagai data logger. Penelitian yang dilakukan pada alat pembangkit listrik secara hybrid dengan memanfaatkan energi matahari dan tenaga angin ini, menghasilkan daya yang lebih besar pada tracking dengan menggunakan metode PID. Daya yang didapatkan dari tracking menggunakan metode PID rata-rata adalah sebesar 25.96162 sedangkan tanpa PID sebesar 19.0046. Selisih daya antara keduanya sekitar 6.95702 Ampere dengan keakuratan metode PID pada sumbu X sebesar 99.9852% dan pada sumbu Y sebesar 99.99860%. Daya rata-rata yang dihasilkan oleh generator turbin sebesar 0.379548 Watt lebih sedikit dibandingkan dengan yang dihasilkan oleh panel surya. Pembangkit listrik secara hybrid dinilai lebih efisien karena menghasilkan daya yang lebih besar dibandingkan dengan pembangkit listrik tenaga surya dan angin yang digunakan secara terpisah.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DIAN SAFITRI |
| Department | Teknik Mekatronika |
| Uncontrolled Keywords | Panel Surya; Generator Turbin; Hybrid; Sensor Lux; Metode PID; Dual Axis |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Mekatronika |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:22 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:47 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/4309 |
