TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23364-160431100062_ABSTRAC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (91kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23364-160431100062_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (276kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23364-160431100062_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (104kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23364-160431100062_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (455kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23364-160431100062_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (373kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23364-160431100062_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (441kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23364-160431100062_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (88kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23364-160431100062_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (160kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23364-160431100062_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (370kB)
Abstract
ABSTRAKrnrnMinyak goreng yang digunakan secara berulang-ulang dengan menggunakan suhu yang tinggi dan disertai kontak langsung dengan udara dan air saat proses penggorengan dapat menyebabkan turunnya kualitas dari minyak goreng tersebut yang akhirnya minyak goreng tersebut tidak dapat dipakai dan akan menjadi limbah yang dapat mencemari lingkungan dan apabila minyak jelantah tersebut diolah kembali menjadi bahan pangan akan dapat menyebabkan masalah kesehatan. Untuk mengatasi masalah tersebut limbah minyak goreng yang tidak digunakan dan dibuang sembarangan dapat diolah menjadi biodiesel dengan menggunakan proses transesterifikasi. Cara membuat biodiesel dari minyak jelantah dalam proses transesterifikasi adalah dengan mencampur atau mereaksikan minyak jelantah dan metanol dengan perbandingan tertentu disertai dengan pemanasan dan pengadukan yang stabil dalam waktu yang ditentukan. Oleh karena itu perancangan alat ini diharapkan dapat membuat biodiesel dari minyak jelantah secara otomatis dan menghasilkan kualitas biodiesel yang baik. Pada tabung reaktor-reaktor proses pembuatan biodiesel ini menggunakan metode PID (Proportional Integral Derivative Controller) dengan setpoint suhu dan putaran motor yang telah ditentukan. Untuk kontrol secara umum menggunakan mikrokontroller Mega2560. Untuk percobaan ini menggunakan dua sensor suhu DS18B20 untuk mengetahui proses pemanasan pada dua proses. Berdasarkan uji sistem didapatkan tingkat error sensor suhu DS18B20 sebesar 0,15 untuk sensor air dan 0,50 untuk sensor proses transesterifikasi, tingkat error flowmeter minyak 8,2%, dan flowmeter air 1%, dan untuk SSR dan pemanas dapat berjalan dengan baik, serta modul RTC DS3231 dan pengiriman data logger berjalan baik. Untuk uji pada metode PID (Proportional Integral Derivative) Zeigler-Nichols dapat berjalan dengan baik, hal ini dibuktikan oleh grafik kedua pemanas yaitu dapat mencapai set point dan dapat stabil pada suhu set point. Untuk hasil yang didapatkan dari penelitian ini sudah sesuai dengan SNI yaitu untuk viskositas didapatkan hasil sebesar 2.8 mm2/s (Cst) dari standart 2.3-6.0 mm2/s (Cst), untuk parameter berat jenis didapatkan hasil sebesar 860,66 Kg/m3 dari 820-890 Kg/m3 ntuk parameter uji titik nyala atau flash point didapatkan hasil sebesar 111,9 oC dari standart yang ditentukan yaitu minimal 100 oC..rnrnKata kunci: Biodiesel, Transesterifikasi, PID, Mega2560
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD AINUN NAJIH |
| Department | Teknik Elektro |
| Uncontrolled Keywords | Biodiesel, Transesterifikasi, PID, Mega2560 |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Elektro |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:19 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:47 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/4173 |
