TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23323-170111100200_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (300kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23323-170111100200_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (743kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23323-170111100200_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (579kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23323-170111100200_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (654kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23323-170111100200_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (977kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23323-170111100200_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (288kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23323-170111100200_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (238kB)
Abstract
ABSTRAKrnPeraturan pengelolaan zakat yang khususnya terdapat dalam UUPZ menyatakan pengelolaan zakat berasaskan syariat Islam akan tetapi lembaga pengelolaan zakat khususnya BAZNAS melakukan perkembangan dengan mengumpulkan dana zakat melalui berbagai bank termasuk perbankan konvensional. Oleh karena itu, penelitian hukum ini bertujuan untuk memperoleh kejelasan pembayaran zakat melalui rekening bank konvensional apakah memenuhi prinsip syariat Islam yang dihubungkan dengan keadaan dharurat/hajat dalam fatwa MUI Nomor 1 Tahun 2004 tentang bunga (Interest/Fa’idah). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukan pengumpulan dana zakat melalui rekening bank konvensional dikarenakan adanya kekaburan norma hukum pada hierarki peraturan UUPZ yaitu peraturan KEPMA No. 606/2020 yang tidak mengatur terkait dengan batasan waktu dalam rekening penampungan sementara menyebabkan timbulnya bunga bank. Sehingga hal ini, mengakibatkan tidak terpenuhinya prinsip syariah dikarenakan adanya bunga bank atau riba yang secara jelas diharamkan di dalam Al-Qur’an. Kemudian, dasar penggunaan keadaan dharurat tidak relevan dikarenakan masih terdapat pilihan lain yaitu perbankan syariah, kecuali untuk prinsip hajat atau lebih tepatnya penggunaan prinsip kemaslahatan. Saran dari penelitian ini yaitu adanya pembaharuan peraturan KEPMA No. 606/2020 untuk dipertegas terkait dengan peraturan kewajiban menggunakan rekening bank syariah atau cara lain untuk menghindari timbulnya bunga bank sehingga dana zakat tidak tercampur dengan riba. Kemudian, kondisi dharurat dalam fatwa MUI Nomor 1 Tahun 2004 tentang bunga (Interest/Fa’idah) sebaiknya ditinjau ulang berkaitan dengan perkembangan layanan perbankan syariah atau digital M-Banking Kata kunci: Pengumpulan dana zakat, Lembaga zakat, Hukum Islam Zakat, riba, dharurat/hajat
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YAHYA AL MUBAROH |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Pengumpulan dana zakat, Lembaga zakat, Hukum Islam Zakat, riba, dharurat/hajat |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:17 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:47 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/4021 |
