TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23313-170111100154_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (214kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23313-170111100154_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (449kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23313-170111100154_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (680kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23313-170111100154_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (506kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23313-170111100154_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (440kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23313-170111100154_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (164kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23313-170111100154_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (396kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23313-170111100154_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (162kB)
Abstract
ABSTRAKrnKemajuan dan perkembangan teknologi mempengaruhi pertumbuhan ekonomi lebih luas yang membuat ruang pergerakan perdagangan barang dan jasa dapat melintas dengan bebas utamanya perdagangan elektronik, salah satu perkembangan pada perdagangan elektronik ini dengan adanya jasa titip beli barang/jasa (yang selanjutnya disebut JASTIP) melalui media sosial, seiring pesatnya kebutuhan didalam masyarakat terdapat hubungan-hubungan hukum baru diantara para pihak yang menimbulkan hak dan keajiban para pihak, oleh sebab itu, penelitaian ini di buat untuk mengetahui bagaimana hubungan hukum para pihak dan bagaimana jika terjadi pembatalan sepihak oleh konsumen. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan jika dalam jasa titip beli barang terdapat hubungan hukum yang yang dihasilkan dari kesepakatan kedua belah pihak, hubungan hukum yang pertama adalah hubungan hukum antara pelaku usaha dengan penyedia jastip yang dibingkai dengan perjanjian jual beli, dan hubungan hukum kedua adalah hubungan hukum antara penyedia jastip dengan konsumen dibingkai dengan perjanjian tidak bernama yaitu perjanjian jastip. Jika terjadi pembatalan sepihak oleh konsumen dapat dikategorikan sebagai wanprestasi sebab tidak bersedianya salah satu pihak untuk menunaikan prestasi. Saran dalam penelitian ini harusnya pemerintah republik Indonesia memberikan aturan yang jelas mengenai pelaku usaha diera yang sekarang serba baru dan banyaknya kebutuhan didalam masyarakat, dan juga tidak hanya memperhatikan konsumen saja tetapi harus memperhatkan juga seorang pelaku usaha.rnKata kunci: pemutusan sepihak, pelaku usaha, jasa titip
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FAUZIYAH |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | pemutusan sepihak, pelaku usaha, jasa titip |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:16 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:47 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3983 |
