TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23296-180111100009_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23296-180111100009_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (734kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23296-180111100009_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (531kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23296-180111100009_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (961kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23296-180111100009_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (684kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23296-180111100009_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (170kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23296-180111100009_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (413kB)
Abstract
ABSTRAKrnTujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan hukum pidana islam serta peranan negara dalam menghadapi terorisme dan radikalisme. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statue approach) dimana pendekatan yang dilakukan untuk meneliti dengan memahami undang-undang yang dalam penerapanya masih terdapat kekurangan dan regulasi lain yang berkaitan dengan isu hukum yang diteliti.rnHasil penelitian ini menunjukkan bahwa Terorisme dan radikalisme merupakan kejahatan diranah nasional dan internasional. Tindakan tersebut merupakan tindakan teror yang meresahkan serta merugikan masyarakat dan lingkungan bahkan negara. Dalam hukum pidana Islam tindak pidana disebut sebagi Jinayah sedangkan sanksi dan hukumanya disebut sebagai Jarimah. Tindak pidana terorisme dan radikalisme dalam hukum pidana Islam disebut sebagai tindak pemberontakan atau Al-Baghyu, Pemberontakan atau Al-Baghyu ini dihukum menggunakan hukuman Jarimah qishas dan diyat. Negara berperan penting dalam melindungi negaranya, hal tersebut sudah tertuang dalam Undang-undang Dasar tahun 1945. untuk menanggulangi kejahatan tindak pidana terorisme dan radikalisme negara menggunakan tiga upaya yang harus dilakukan yaitu upaya preventif, upaya represif, dan upaya kuratif atau rehabilitatif.rnKata Kunci : Terorisme, Radikalisme, Upaya Penanggulangan, Hukum Pidana Islam.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ARISMA SEPTIYANI VERNANDA PUTRI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Terorisme, Radikalisme, Upaya Penanggulangan, Hukum Pidana Islam. |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:15 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:47 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3917 |
