TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23295-180111100072_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23295-180111100072_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (786kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23295-180111100072_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (441kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23295-180111100072_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (484kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23295-180111100072_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (399kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23295-180111100072_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (183kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23295-180111100072_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (405kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23295-180111100072_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAKrnrn Hadirnya ketentuan terkait Peraturan Persidangan Pidana Secara Elekronik telah memunculkan perdebatan baik pada level teoritis maupun pada praktis. Sejak memasuki era modernisasi produk regulasi yang mengatur tentang penerapan persidangan elektronik belum mengalami perkembangan yang signifikan. Peraturan perundang-undangan yang ada belum mampu mengakomodinir isu-isu hukum yang terjadi di masyarakat. Sesuai dengan konteks diatas maka penelitian ini memfokuskan sebagaimana berikut: (1) bagaimana permasalahan terkait persidangan pidana secara elektronik di Indonesia jika ditinjau dalam peraturan perundang-undangan?, (2) bagaimana bentuk penyesuaian dan pengaturan ke depan terhadap persidangan elektronik dalam sistem peradilan pidana di Indonesia terhadap Asas Hukum Acara Pidana?.rn Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kumulatif. Sumber bahan hukum yang digunakan yaitu bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Metode pengumpulan bahan hukumnya adalah studi kepustakaan (libary research) dan pencarian melalui media online (online research). Sedangkan, metode analisis bahan hukum yang digunakan yaitu deskritif, kualitatif, dan perskriptif dengan model penarikan kesimpulan secara deduktif.rn Dari kajian yang dilakukan diperoleh hasil : (1) Persidangan elektronik memiliki beberapa permasalahan, yaitu terdapat pergeseran konsep dan prinsip pokok persidangan pidana sebagaimana diatur dalam KUHAP dengan persidangan melalui media elektronik seperti kehadiran para pihak secara langsung dipengadilan, kehadiran terdakwa/saksi, dan keabsahan pembacaan putusan. (2) Perlu penyesuaian dan pembaharuan atau adanya revisi terhadap Hukum Acara Pidana yang mengatur terkait persidangan elektronik terkhususnya kehadiran para pihak secara langsung dipengadilan, kehadiran terdakwa/saksi dan proses pembuktian agar agenda persidangan pidana secara elektronik berjalan dengan baik dan lancar.rnKata Kunci: Persidangan Elektronik, Hukum Acara Pidana, Sistem Peradilan Pidana
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HARIS DWI SAPUTRO |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Persidangan Elektronik, Hukum Acara Pidana, Sistem Peradilan Pidana |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:15 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:47 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3914 |
