TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14745-14.01.111.00214_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (83kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14745-14.01.111.00214_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (534kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14745-14.01.111.00214_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (48kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14745-14.01.111.00214_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (136kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14745-14.01.111.00214_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (74kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14745-14.01.111.00214_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (24kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14745-14.01.111.00214_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (28kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14745-14.01.111.00214_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (21kB)
Abstract
Maraknya kasus peredaran narkotika di dalam negeri hampir meliputi seluruh kota besar bahkan di sejumlah pelosok desa sekalipun tidak luput dari peredaran gelap narkotika. Lokasinya yang strategis dan jumlah penduduknya yang besar, menjadikan Indonesia sebagai pasar yang potensial dalam bisnis peredaran gelap narkotika. Dalam menjalankan bisnis tersebut, tidak jarang sindikat jaringan narkoba seringkali memanfaatkan anak dibawah umur untuk dijadikan kurir sebagai celah agar terlepas dari pantauan aparat penegak hukum. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu membahas kedudukan anak yang dijadikan sebagai kurir narkotika dalam perspektif viktimologi.
Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah jenis penelitian hukum normatif yaitu jenis penelitian yang biasa disebut penelitian hukum doktriner. Penelitian ini lebih banyak dilakukan terhadap data yang bersifat sekunder yang ada di perpustakaan berupa undang-undang, karya ilmiah, dokumen resmi serta dokumen lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang dijadikan kurir narkotika selain dikatakan sebagai pelaku, juga dapat disebut sebagai korban. Dalam konsep penyertaan, pemanfaatan anak sebagai kurir narkotika dapat dikualifikasikan ke dalam dua bentuk penyertaan yaitu orang yang menyuruh melakukan (doenpleger) dan perbuatan orang yang sengaja membujuk (uitlokker) yang tercantum dalam Pasal 55 ayat (1) KUHP. Sedangkan dalam perspektif viktimologi mengenai tipologi korban, anak yang menjadi kurir narkotika dapat digolongkan sebagai Biologically Weak Victims, yaitu mereka yang mempunyai bentuk fisik atau mental tertentu yang menyebabkan orang lain melakukan kejahatan terhadapnya.
Kata Kunci: Narkotika, Anak dan Viktimologi
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RIZKY CATUR ANANDA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Narkotika ; Anak ; Viktimologi |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:15 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:47 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3906 |
