TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6356-10.03.2.1.1.00070_Abstrak.pdf
Download (142kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6356-10.03.2.1.1.00070_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (847kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6356-10.03.2.1.1.00070_Chapter1.pdf
Download (229kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6356-10.03.2.1.1.00070_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (243kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6356-10.03.2.1.1.00070_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (398kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6356-10.03.2.1.1.00070_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (379kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6356-10.03.2.1.1.00070_Conclution.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (89kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6356-10.03.2.1.1.00070_Refrences.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (153kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6356-10.03.2.1.1.00070_Appendic.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (518kB)
Abstract
Jawa Timur merupakan salah satu daerah sentra tanaman obat salah satunya Kecamatan Guluk-guluk Sumenep yang ada di Madura. Guluk-guluk dengan jumlah penduduk sebesar 50.803 jiwa dengan profesi terbesar adalah petani, komoditi yang di tanaman merupakan tanaman obat tradisional diantaranya temu ireng, temulawak, kencur melalui pola kemitraan antara petani dengan Biro Pengabdian Masyarakat Pondok Pesantren Annuqayah (BPM-PPA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah produksi, keuntungan petani tanaman obat tradisional dan untuk mengetahui kemitraan yang terjalin antara petani dengan BPM-PPA di Kecamatan Guluk-guluk. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Guluk-guluk tepatnya lima desa yang menjadi sentra tanaman obat tradisional yaitu desa Dungdang, desa Bragung, desa Lengkong, desa Pananggunga, dan desa Bata’al. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode diskriptif kualitatif dan perhitungan usahatani dengan tekhnik pengumpulan data melalui survie, wawancara, penyebaran kuisioner, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian di ketahui bahwa produksi tanaman obat tradisional dalam satu musim di Kecamatan Guluk-guluk adalah sebesar 4820 kg dengan rata-rata keuntungan Rp. 1.082.192 per responden. Dan untuk nilai RC ratio sebesar 2,50. Kemitraan yang terjalin antara petani dengan BPM-PPA merupakan bentuk mitra tani, sebagai mitra para petani di berikan pelatiha-pelatihan untuk menambah wawasan baru serta untuk mengasah kemampuan para petani.
Kata kunci: Usahatani, tanaman obat tradisional, kemitraan, BPM-PPA.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ABDSALAM |
| Department | Agribisnis |
| Uncontrolled Keywords | Kata kunci: Usahatani, tanaman obat tradisional, kemitraan, BPM-PPA. |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:14 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:47 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3847 |
