MAINTENANCE MESIN DAN PERALATAN DI KOPERASI KARYAWAN REDRYING BOJONEGORO (KAREB)

NOVITA APRILIA MUKHAROMAH (2021) MAINTENANCE MESIN DAN PERALATAN DI KOPERASI KARYAWAN REDRYING BOJONEGORO (KAREB). S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23261-1803311000071-180331100007_PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23261-1803311000071-180331100007_PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Tembakau (Nicotiana tabacum) merupakan tanaman perkebunan sebagai
bahan baku industri untuk produk rokok yang memiliki nilai ekonomis sangat
tingg untuk tanaman perkebunan lainnya yaitu terdiri dari pembibitan, penyiapan
lahan, penanaman, pemeliharaan, panen dan pasca panen. Penanaman dan
penggunaan tembakau di Indonesia sudah dikenal sejak lama (Prasetiyo et al.
2016). Komoditi tembakau mempunyai arti yang cukup penting, tidak hanya
sebagai sumber pendapatan bagi para petani, tetapi juga bagi Negara. Tanaman
tembakau merupakan tanaman semusim, tetapi di dunia pertanian termasuk dalam
golongan tanaman perkebunan dan tidak termasuk golongan tanaman pangan.
Tembakau daunnya umumnya digunakan sebagai bahan pembuatan rokok
(Kementrian Kesehatan Republik Indonesia 2014).
Di era globalisasi seperti sekarang, seiring dengan kemajuan teknologi
yang semakin pesat, setiap perusahaan dituntut untuk mampu bersaing dengan
perusahaan lain, karena banyaknya perusahaan yang bergerak dalam bidang
industri yang sama. Kemajuan teknologi mesin-mesin baru dengan kualitas yang
lebih baik dan kapasitas produksi yang lebih besar, sangat menunjang perusahaan
untuk beroperasi lebih produktif. Dengan adanya mesin yang bekerja secara
produktif akan menyebabkan kerusakan (Rodhi 2013).
Faktor yang dapat menjadi penyebab timbulnya kerusakan atau gangguan
pada mesin yaitu kelalaian dalam memenuhi kebutuhan pemeliharaan dasar yang
sangat dibutuhkan oleh mesin, seperti kebutuhan akan pelumasan yang harus diisi
secukupnya dan tepat waktu, kebutuhan kebersihan mesin, pengencangan baut dan
lain-lainnya. Kesalahan dalam mendeteksi dan menjaga kondisi operasi mesin,
getaran, tekanan dan kecepatan mesin, yang seharusnya tetap dalam kondisi yang
wajar (normal). Kurangnya kepedulian dan keterampilan operator dalam
menangani mesinnya atau adanya kesalahan teknis yang dilakukan oleh petugas
rawat mesin. Kondisi mesin yang memang kurang baik atau adanya komponen
yang usang . Kinerja mesin merupakan faktor penting dalam proses produksi,oleh karena itu agar kinerja mesin tetap baik maka dilakukan perawatan
(maintenance) (Rosa 2005).
Maintenance (perawatan) merupakan kegiatan memelihara atau menjaga
fasilitas atau peralatan pabrik dan mengadakan perbaikan atau
penyesuaian/penggantian yang diperlukan agar terdapat suatu keadaan operasi
produksi yang memuaskan sesuai apa yang direncanakan. Maintenance yang baik
adalah maintenance yang dilaksanakan dalam usaha untuk mencegah terjadinya
kerusakan selama proses produksi atau kegiatan oprasiaonal perusahaan sedang
berlangsung. Kegiatan maintenance sering dilakukan pada pabrik yang memiliki
mesin-mesin besar (Rodhi 2013)

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
NOVITA APRILIA MUKHAROMAH
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords MAINTENANCE MESIN DAN PERALATAN
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:13
Last Modified 24 Oct 2026 16:47
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3794

Actions (login required)

View Item
View Item