TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42072-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (159kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42072-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (423kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42072-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (142kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42072-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (227kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42072-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (263kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42072-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (430kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42072-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (177kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42072-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (157kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42072-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
Abstract
Daun muda mangrove Sonneratia alba kaya akan metabolit sekunder polifenol yang berpotensi tinggi sebagai antioksidan alami dan alternatif pangan fungsional, seperti teh daun mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil rendemen simplisia, efektivitas waktu ekstraksi infundasi terhadap aktivitas antioksidan (IC50), serta kadar kandungan fenolik total (Total Phenolic Content/TPC) dan kandungan tanin total (Total Tannin Content/TTC) pada daun muda Sonneratia alba asal Desa Martajasah, Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan lama waktu ekstraksi infundasi air mendidih (95°C) berdurasi 45, 50, dan 55 menit dengan tiga kali pengulangan. Analisis data statistik menggunakan uji One-Way ANOVA (α 0,05). Hasil penelitian menunjukkan proses preparasi kering angin menghasilkan rendemen simplisia sebesar 43,92% dengan 48,90% dan mengubah struktur daun menjadi berpori. Seluruh perlakuan waktu ekstraksi menghasilkan aktivitas antioksidan kategori sangat kuat (IC50 < 50 ppm), dengan nilai optimum pada durasi 45 menit (9,127 ± 0,400 ppm). Kadar tanin total meningkat seiring bertambahnya waktu dan mencapai nilai tertinggi pada 55 menit (1,328 ± 0,107 mg TAE/g), yang masih berada jauh di bawah batas aman konsumsi harian. Sementara itu, kadar fenolik total optimum dicapai pada durasi 50 menit (0,208 ± 0,004 mg GAE/g) sebelum mengalami sedikit penurunan di menit ke-55 akibat sifat polifenol yang termolabil terhadap pemanasan berlebih. Hasil analisis ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang nyata secara statistik (p > 0,05) antar perlakuan pada seluruh parameter uji. Oleh karena itu, durasi ekstraksi 45 menit disimpulkan sebagai waktu perlakuan terbaik karena paling efektif dan efisien dalam menarik metabolit sekunder tanpa memicu risiko degradasi termal.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD NAUFAL AZIZ |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Sonneratia alba; Infundasi; Fenolik; Tanin; Antioksidan; Teh Mangrove |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:23 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37518 |
