TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42061-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (101kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42061-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (780kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42061-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (122kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42061-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (305kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42061-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42061-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42061-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (81kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42061-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (134kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42061-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (308kB)
Abstract
Material komposit berbasis serat alami memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai material alternatif rompi antipeluru karena memiliki massa yang ringan, mudah diproses, serta memiliki sifat mekanik yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jumlah serat horizontal dan dimensi kepangan serat bambu pada komposit hybrid laminate berbasis serat bambu dan x-ray film terhadap kekuatan bending dan ketangguhan impak. Pembuatan komposit dilakukan menggunakan metode vacuum infusion dengan variasi jumlah serat horizontal sebanyak 4, 6, dan 7 serat serta dimensi kepangan serat 2 mm, 4 mm, dan 6 mm. Jumlah lapisan x-ray film ditetapkan sebanyak enam lapis sebagai material penguat. Pengujian mekanik meliputi uji bending mengacu pada standar ASTM D7264 dan uji impak Charpy mengacu pada ASTM D256. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan metode ANOVA dua arah untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel serta interaksinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi kepangan serat berpengaruh signifikan terhadap kekuatan bending dan ketangguhan impak (p-value 0,000). Jumlah serat horizontal tidak berpengaruh signifikan terhadap kekuatan bending (p-value 0,195), namun berpengaruh signifikan terhadap ketangguhan impak (p-value 0,023). Interaksi antara kedua variabel juga berpengaruh signifikan terhadap kekuatan bending (p-value 0,029) dan ketangguhan impak (p-value 0,024). Nilai kekuatan bending tertinggi sebesar 108,759 MPa diperoleh pada variasi dimensi kepangan 4 mm dengan jumlah serat horizontal 7, sedangkan ketangguhan impak tertinggi sebesar 110,41 kJ/m² diperoleh pada variasi dimensi kepangan 4 mm dengan jumlah serat horizontal 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi dimensi kepangan dan jumlah serat horizontal yang tepat mampu meningkatkan performa mekanik komposit hybrid laminate, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai material alternatif rompi anti peluru.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MIFTAHUL HUDHA |
| Department | Teknik Mesin |
| Uncontrolled Keywords | komposit hybrid laminate; serat bambu; x-ray film; vacuum infusion; kekuatan bending; ketangguhan impak; ANOVA dua arah. |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Mesin |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:18 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37500 |
