TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42059-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (208kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42059-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42059-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (245kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42059-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (282kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42059-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (396kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42059-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (374kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42059-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42059-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (173kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42059-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (126kB)
Abstract
Sepatu yang sering basah akibat hujan maupun kelembapan tinggi dapat menimbulkan bau tidak sedap, pertumbuhan jamur, dan kerusakan material. Metode pengeringan seperti menjemur sepatu di bawah sinar matahari atau menggunakan hair dryer memiliki keterbatasan yaitu memerlukan pengawasan manual, karena sangat bergantung pada kondisi cuaca serta berpotensi merusak material sepatu jika dilakukan secara berlebihan penelitian ini bertujuan rancang bangun alat pengering sepatu otomatis berbasis Fuzzy Logic Controller (FLC) yang mampu menyesuaikan suhu dan kelembapan secara adaptif. Sistem dirancang menggunakan sensor DHT22 dan DS18B20 sebagai pendeteksi kelembapan dan suhu, elemen pemanas PTC, blower, serta arduino nano sebagai pusat kendali. Sistem dirancang untuk membatasi suhu maksimum hingga 46°C sehingga risiko terjadinya overheat dapat diminimalkan. Alat yang dikembangkan memiliki daya 200 W dan bekerja pada tegangan 220 V. Metode penelitian meliputi tahap memodifikasi perangkat keras dan lunak serta menambahkan sensor dht22 ke dalam alat yang akan dimodifikasi, pengujian performa, analisis data, serta evaluasi hasil. Target terukur dari penelitian ini meliputi kestabilan suhu pengering yang dijaga pada rentang 25–45 °C dengan deviasi kurang dari ±2 °C, serta efisiensi konsumsi daya listrik di bawah 200 W selama proses pengeringan. Hasil yang diperoleh dari pengujian adalah alat pengering sepatu otomatis mampu melakukan proses pengeringan selama 60 menit dengan suhu pengeringan pada kisaran 41,88–46,00°C. Selama proses pengujian, kelembapan mengalami penurunan dari 79%RH menjadi 58%RH atau sebesar 21%RH, sedangkan nilai PWM mengalami perubahan dari 132 menjadi 41 pada akhir pengujian. Hasil tersebut menunjukkan bahwa alat mampu menurunkan tingkat kelembapan sepatu secara bertahap dengan mengatur keluaran PWM berdasarkan kondisi proses pengeringan.rnKata Kunci: Pengering Sepatu, Fuzzy Logic Controller (FLC), Sensor DHT22, Sensor DS18B20, Arduino Nano, Efisiensi Energi, Kestabilan Suhu.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NURHAYATI KURNIA VIRLIANA DEWI |
| Department | Teknik Mekatronika |
| Uncontrolled Keywords | Pengering Sepatu, Fuzzy Logic Controller (FLC), Sensor DHT22, Sensor DS18B20, Arduino Nano, Efisiensi Energi, Kestabilan Suhu. |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Mekatronika |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:16 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37496 |
