TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14319-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (89kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14319-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14319-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (308kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14319-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (419kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14319-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (374kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14319-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (89kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14319-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14319-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (15kB)
Abstract
Kerugian konstitusional merupakan suatu bentuk kerugian yang diderita warga negara karena dirugikannya hak-hak konstitusional yang dijamin didalam konstitusi. Hak-hak konstitusional yang dirugikan tersebut harus secepat mungkin untuk dipulihkan karena eksistensi hak-hak konstitusional dijamin didalam konstitusi. Apabila hak-hak yang dirugikan tersebut tidak segera dipulihkan maka akan berakibat ketidakpastian hukum. Salah satu lembaga negara yang dapat memulihkan hak-hak konstitusional adalah Mahkamah Konstitusi dengan melalui putusannya. Akan tetapi putusan Mahkamah Konstitusi tidak serta merta berujung kepada pemulihan hak-hak konstitusional. Hal demikian akan menarik jika diteliti karena negara dalam hal ini diwakilkan oleh Mahkamah Konstitusi, maka untuk dapat memulihkan kerugian konstitusional yang diderita oleh warga negara Mahkamah Konstitusi mengeluarkan putusan. Namun, dalam putusan tersebut terdapat juga warga negara yang masih merasa belum dipulihkan kerugiannya. Lalu bagaimanakah Mahkamah Konstitusi memulihkan kerugian konstitusional tersebut dengan tetap mengacu kepada konstitusi dan peraturan perundang-undangan.
Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conseptual approach). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Putusan Mahkamah Konstitusi tidak serta merta selalu berujung kepada pemulihan hak-hak konstitusional warga negara yang dirugikan. Lantas bagaimanakah cara lain untuk dapat memulihkan kerugian konstitusional yang masih dialamai warga negara. Kerugian konstitusional itu memang sangat perlu dipulihkan karena telah dijamin keberadaannya didalam konstitusi dan seluruh cabang kekuasaan negara wajib untuk menghormatinya dengan tidak melakukan pelanggaran bahkan sampai terjadinya kerugian.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NOVAN MAHENDRA PRATA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Kerugian; Pemulihan; Konstitusional; Mahkamah Konstitusi; Putusan Mahkamah Konstitusi |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 10:49 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37407 |
