TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14314-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (351kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14314-AJENG COVER DONE.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (929kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14314-BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (402kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14314-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14314-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (275kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14314-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (560kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14314-BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (277kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14314-BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (155kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14314-LP 1 dapus.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (158kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14314-Appendix.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (476kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Disonansi Kognitif Pasangan Pernikahan Siji Telu di Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan dua pasangan sebagai subjek. Kriteria subjek yang diteliti adalah Masyarakat asli Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk, pasangan suami istri yang sedang menjalani pernikahan Jilu, dan Usia pernikahan masih dalam tahap masa periode tahun awal pernikahan sekitar 1 hingga 10 tahun. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur. Teknik analisa data menggunakan model Miles dan Huberman, yakni dengan mereduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan adanya pertentangan pada diri subjek yang menikah siji telu seperti bingung, khawatir, cemas dan takut apabila mendapatkan malapetaka akibat menikah siji telu. Disonansi Kognitif pada pasangan pernikahan jilu dapat diukur berdasarkan beberapa aspek yaitu, inkonsistensi logis, antara pemahaman dan pengetahuan pantangan pernikahan jilu dengan perilaku keputusan tetap menjalani pernikahan jilu, pasangan pernikahan jilu mengalami pertentangan dalam dirinya karena ia mengambil suatu keputusan yang bertentangan dengan pantangan yang ia ketahui. Selanjutnya adalah aspek nilai budaya, budaya di lingkungan kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk yang mempercayai pantangan jilu menyebabkan pertentangan dalam diri subjek, antara nilai-nilai yang harus dihindari dilingkungan tersebut dengan tidak adanya kepercayaan dilingkungan lainnya. Aspek yang ketiga adalah pendapat umum, masyrakat meyakini bahwa siapapun yang melanggar pantangan pernikahan jilu akan mengalami malapetaka mulai dari kematian, rezeki hingga sulitnya memiliki keturunan, membuat pendapat subjek bahwa pernikahan jilu hanyalah mitos menjadi lemah hingga subjek mengalami perasaan yang takut serta tidak nyaman. Aspek yang terakhir yaitu pengalaman masalalu, banyaknya kejadian-kejadian dimasalalu yang dikaitkan dengan pantangan jilu membuat subjek cemas apabila mengalami malapetaka juga, namun subjek juga mengetahui bahwa ada yang berani menikah jilu namun pernikahannya baik-baik saja.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DEAJENG AGUSTINA |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Disonansi Kognitif;Pernikahan Siji Telu;Sukomoro;Nganjuk |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 10:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37396 |
