TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41983-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41983-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41983-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41983-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41983-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41983-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41983-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41983-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41983-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41983-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Faris Ahmad Fauzi.M, NIM 220521100026. 2026. Program Studi Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Budaya. Universitas Trunodjoyo Madura. Skripsi ini mengangkat judul tentang Konflik Dan Resolusi Konflik Nelayan Dalam Penggunaan Alat Tangkap Tradisional Vs Modern (Studi Kasus Di Desa Tamberu Kecamatan Batumarmar Kabupaten Pamekasan Madura). Dosen Pembimbing Dr. Agustinus Gergorius Raja Dasion, S.S., M.A.rnKonflik antara nelayan tradisional dan nelayan modern merupakan fenomena sosial yang muncul akibat perbedaan penggunaan alat tangkap dalam aktivitas penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk konflik, faktor penyebab konflik, serta upaya resolusi konflik antara nelayan tradisional dan nelayan modern di Desa Tamberu, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori fungsionalisme struktural talcott parsons melalui skema AGIL (Adaptation, Goal Attainment, Integration, dan Latency). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dipicu oleh perbedaan penggunaan alat tangkap, persaingan memperoleh hasil tangkapan, serta perbedaan kemampuan nelayan dalam beradaptasi terhadap perkembangan teknologi perikanan. Nelayan modern memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memanfaatkan teknologi sehingga memperoleh hasil tangkapan yang lebih besar, sedangkan nelayan tradisional menghadapi keterbatasan modal dan akses teknologi. Upaya penyelesaian konflik dilakukan melalui mediasi pemerintah desa, peran Kelompok Usaha Bersama (KUB), keterlibatan tokoh masyarakat dan tokoh agama, pembinaan dari Dinas Perikanan, serta pemanfaatan kearifan lokal seperti tradisi Rokat Tase’ dan musyawarah masyarakat. Berdasarkan analisis AGIL, konflik yang terjadi menunjukkan adanya ketidakseimbangan dalam proses adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Namun, melalui integrasi sosial dan pemeliharaan nilai-nilai lokal, masyarakat nelayan mampu membangun kembali hubungan yang lebih harmonis sehingga tercipta keseimbangan sosial baru dalam kehidupan masyarakat pesisir.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FARIS AHMAD FAUZI MAWARDI |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | konflik nelayan, resolusi konflik, nelayan tradisional, nelayan modern, AGIL, Talcott Parsons. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 10:34 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37364 |
