TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41980-Abstract.pdf
Download (628kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41980-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41980-Chapter1.pdf
Download (631kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41980-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (478kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41980-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (512kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41980-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (860kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41980-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41980-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (438kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41980-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Pacar air (Impatiens balsamina L.) merupakan tanaman hias yang populer di Indonesia dan berasal dari Asia Selatan yang mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder penting seperti flavonoid, tanin, saponin, kuinon (termasuk naftokuinon seperti lawsone), senyawa fenolik, dan antosianin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respons pertumbuhan dan hasil tanaman pacar air (Impatiens balsamina) terhadap variasi dosis bahan organik dan konsentrasi hormon giberelin. Menggunakan metode eksperimen lewat Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial, faktor yang diuji meliputi dosis bahan organik (0, 10, 20 ton/ha) dan konsentrasi giberelin (0, 300, 600, 900 ppm) dengan uji lanjut DMRT 5%. Hasil evaluasi menunjukkan perlakuan tunggal bahan organik dosis 20 ton/ha (P2) paling optimal memacu diameter batang dan luas daun. Sementara itu, perlakuan tunggal giberelin konsentrasi 600 ppm (G2) menjadi paling optimal dalam meningkatkan komponen hasil, menghasilkan rata-rata 200,8 kuntum bunga dengan berat 217,7 g. Interaksi kedua perlakuan terlihat nyata pada jumlah dan luas daun di fase awal vegetatif, lalu menurun setelah 63 HST karena tanaman beralih ke fase generatif (source-to-sink). Namun, keterbatasan serapan hara P pada media alkalis menyebabkan perlakuan yang diuji tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, panjang akar, umur berbunga, serta berat basah dan kering tanaman. Penggunaan bahan organik 20 ton/ha dan giberelin 600 ppm mampu meningkatkan kualitas daun dan bunga pacar air, tetapi tetap membutuhkan tambahan pupuk makro seimbang untuk mengatasi masalah pH tanah yang tinggi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ZAITUNITA APRILIYANTI R |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Bahan Organik, Giberelin (GA3), Pacar Air, Source-to-Sink. |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 10:33 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37359 |
