TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41977-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (128kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41977-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (665kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41977-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (117kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41977-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41977-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (283kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41977-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (266kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41977-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (79kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41977-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (135kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41977-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Melon (Cucumis melo L.) adalah tanaman semusim yang tergolong suku labu-labuan, dan memiliki rasa manis, sehingga banyak diminati masyarakat. Banyaknya peminat melon berpotensi meningkatkan kebutuhan pasar. Tingginya kebutuhan melon tidak sejalan dengan hasil produksi yang dihasilkan saat ini. Penurunan produktivitas melon dapat terjadi karena beberapa faktor salah satunya kurangnya perhatian terhadap kondisi media tumbuh melon, sehingga penyerapan nutrisi oleh akar tanaman untuk pertumbuhan dan kualitas buah kurang optimal. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian biostimulan dan kompos baglog bagi pertumbuhan dan hasil melon. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari – Maret 2026 di Kebun RA Bakti Ds. Telang dan Ruang Laboratorium Program Studi Agroekoteknologi, Universitas Trunodjoyo Madura. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan faktor dosis baglog jamur B0 (0 ton/ha 0 g/polybag), B1 (10 ton/ha 55,9 g/polybag), B2 (20 ton/ha 111,9 g/polybag) dan faktor biostimulan rumput laut G0 (0% 0 g/L), G1 (0,2% 2 g/L), G2 (0,4% 4 g/L). Parameter yang diamati yaitu panjang tanaman, jumlah daun, bobot basah akar, bobot buah, lingkar buah, ketebalan daging buah, kadar kemanisan buah (brix). Data dianalisis menggunakan ANOVA taraf 5% dan apabila berpengaruh nyata dilakukan uji lanjut DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan kompos baglog berpengaruh pada pertumbuhan panjang tanaman dan jumlah daun pada umur 2-6 MST dengan nilai tertinggi cenderung diperoleh pada B2 (20 ton/ha) dan B1 (10 ton/ha), baglog juga berpengaruh nyata pada kadar kemanisan buah, dimana dosis efisien yang meningkatkan kemanisan adalah B2 (20 ton/ha) dengan nilai 8,61. Biostimulan rumput laut berpengaruh nyata pada ketebalan daging buah, dimana nilai tertinggi diperoleh dengan taraf perlakuan G2 (0,4% biostimulan). Tidak terdapat interaksi nyata antara kombinasi perlakuan, hal ini diduga karena masing-masing memiliki faktor mekanisme kerja yang berbeda.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YULIA AYU WULANDARI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Tanaman Melon, Biostimulan Rumput Laut, Kompos Baglog, Melon Amanda Tavi, Pertumbuhan, Hasil, Brix. |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 10:31 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37353 |
