TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14291-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (113kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14291-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (687kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14291-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (19kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14291-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (344kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14291-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (162kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14291-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (468kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14291-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (607kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14291-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (111kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14291-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (15kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14291-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (952kB)
Abstract
ABSTRAK
PERLAWANAN PETANI BELIMBING
(Studi Kasus Terhadap Sistem Tengkulak di Desa Ngringinrejo Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro)
Oleh:
Eka Safitri
Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Budaya Universitas Trunojoyo Madura dibawah bimbingan Khoirul Rosyadi S.S,. M.si,. Ph.D.
Petani belimbing di Desa Ngringinrejo selama bertahun-tahun menggantungkan pemasaran kepada tengkulak. Tengkulak merupakan lembaga pemasaran yang biasa membeli hasil panen petani. Sistem tengkulak dalam membeli komoditas hasil panen petani biasanya, petani tidak bisa menentukan harga, harga beli rendah atau bisa dibilang jauh dari harga pasar. Kondisi seperti itu menimbulkan suatu hubungan yang bersifat patron klien. Adapun bentuk hubungan patron klien petani belimbing dan tengkulak di Desa Ngringinrejo, yaitu petani meminjam modal kepada tengkulak untuk biaya perawatan pohon belimbing, pembayaran dipotong dengan hasil jual belimbing oleh tengkulak, petani menggantungkan pemasaran belimbing kepada tengkulak, sistem pembayaran tengkulak dilakukan setelah belimbing laku terjual dipasar, harga beli belimbing petani rendah. Kondisi seperti itu membuat petani belimbing belum bisa merasakan keuntungan secara maksimal dari hasil panen belimbing. Hal tersebut yang mendorong petani belimbing untuk melakukan perlawanan.
Penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana perlawanan petani belimbing terhadap sistem tengkulak, dalam penelitian ini dengan cara observasi dan wawancara mendalam dengan informan yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling kemudian data dianalisis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dan diperiksa keabsahanya dengan triangulasi sumber dan teori yang digunakan adalah teori perlawanan kaum tani James. C. Scott.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk perlawanan petani belimbing di Desa Ngringinrejo jika dianalisis dengan teori perlawanan kaum tani James.C. Scott termasuk kedalam jenis perlawanan secara terbuka yang dilakukan dengan perubahan sumber daya manusia, dalam hal ini pola fikir petani yang mampu melihat peluang untuk menjual belimbing secara langsung kepada konsumen, menciptakan pasar sendiri, berjualan secara terang-terangan diarea kebun dengan mendirikan warung-warung kecil.
Kata Kunci:Perlawanan, Petani Belimbing, Sistem, Tengkulak
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM EKA SAFITRI |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Khoirul Rosyadi, S.S, M.Si, Ph.D |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 10:29 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37348 |
