TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41969-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (110kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41969-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (457kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41969-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (288kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41969-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (516kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41969-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (541kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41969-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (67kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41969-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya anomali berupa lonjakan harga dan volume perdagangan saham PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) yang tidak wajar sebelum pengumuman resmi akuisisi oleh PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), sehingga memicu dugaan ketidakseimbangan informasi (information asymmetry) di pasar modal. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah menganalisis kualifikasi akuisisi saham SMDM oleh BSDE sebagai bentuk diduga telah melakukan praktik insider trading serta menganalisis hak investor atas ganti rugi terhadap kerugian yang terjadi akibat dugaan tersebut.rnPenelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum dianalisis secara deduktif melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin/pendapat ahli, serta dokumen data perdagangan saham dan pengawasan bursa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuisisi saham SMDM oleh BSDE dikategorikan diduga telah melakukan praktik insider trading dikarenakan indikatif memenuhi unsur orang dalam berdasarkan Pasal 95 UU Pasar Modal jo. UU P2SK, adanya informasi material non-publik, dan perdagangan efek berdasarkan informasi tersebut menurut doktrin Najib A. Gisymar dan Arman Nefi. Namun, pemeriksaan BEI dan OJK menyimpulkan kenaikan harga lebih dipicu reaksi psikologis pasar (market driven) sehingga belum ditemukan bukti materiil yang cukup. Implikasinya, investor tidak mendapatkan hak atas ganti rugi dikarenakan berdasarkan Pasal 111 UU Pasar Modal jo. UU P2SK, hak tuntutan ganti rugi maupun klaim disgorgement fund hanya dapat direalisasikan apabila pelanggaran terbukti secara sah.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM R. FAHRURROZI NUR ANSORI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Legal Protection; Investors; Insider Trading; Acquisition; Capital Market. |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 10:26 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37338 |
