TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (183kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (644kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (95kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (225kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (293kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (77kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (151kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penyakit layu Fusarium yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum f. cepae merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya bawang merah karena dapat menurunkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi Bacillus pseudomycoides terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) dan serangan penyakit layu Fusarium. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima ulangan. Parameter yang diamati meliputi masa inkubasi, keterjadian penyakit, keparahan penyakit, AUDPC, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, dan populasi mikroba tanah. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Bacillus pseudomycoides tidak berpengaruh nyata terhadap masa inkubasi, keterjadian penyakit, keparahan penyakit, dan nilai AUDPC. Perlakuan P1 memiliki kecenderungan menekan perkembangan penyakit dengan nilai AUDPC terendah sebesar 1.380,60. Perlakuan juga tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan, tetapi berpengaruh pada jumlah daun pada waktu pengamatan tertentu. Populasi mikroba tanah tertinggi diperoleh pada perlakuan P1 sebesar 2,50 × 10⁸ CFU mL⁻¹ (log 8,39), yang menunjukkan kemampuan kolonisasi bakteri di daerah perakaran lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian, aplikasi Bacillus pseudomycoides belum efektif dalam menekan penyakit layu Fusarium maupun meningkatkan pertumbuhan bawang merah secara konsisten.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NAIMATUZZAHRO |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Allium ascalonicum; Bacillus pseudomycoides; bawang merah; layu Fusarium; Pertumbuhan Tanaman |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 10:01 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37257 |
