TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41916-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (143kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41916-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41916-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (262kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41916-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (561kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41916-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41916-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (376kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41916-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (145kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41916-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41916-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (461kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyelesaian sengketa dalam praktik kerja sama paron sapi di Desa Kokop Kabupaten Bangkalan serta menganalisis kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip fiqh muamalah. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pemilik sapi, pengelola, tokoh masyarakat, dan tokoh agama, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa dalam praktik kerja sama paron sapi lebih banyak dilakukan melalui musyawarah kekeluargaan dengan melibatkan tokoh masyarakat atau kepala desa sebagai mediator. Mekanisme tersebut merupakan bentuk Alternative Dispute Resolution (ADR), khususnya negosiasi dan mediasi, yang mengutamakan penyelesaian secara damai (win-win solution). Sengketa yang terjadi umumnya berkaitan dengan pembagian hasil, biaya pemeliharaan, serta tanggung jawab atas kerugian akibat Penyakit sapi, pencurian sapi dan perjanjian tidak tertulis.rnBerdasarkan tinjauan fiqh muamalah, praktik kerja sama paron sapi pada dasarnya telah memenuhi prinsip kerja sama, amanah, kerelaan para pihak, dan bagi hasil sehingga dapat dianalogikan dengan akad syirkah dan mudharabah. Namun, masih terdapat kelemahan berupa pelaksanaan akad secara lisan tanpa perjanjian tertulis yang menyebabkan ketidakjelasan mengenai hak, kewajiban, dan pembagian risiko. Oleh karena itu, diperlukan penyusunan akad yang lebih jelas dan tertulis agar tercipta kepastian hukum, keadilan, serta kemaslahatan bagi para pihak sesuai dengan prinsip-prinsip fiqh muamalah.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MAYYATUR ROHMAH |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Fiqh Muamalah, Penyelesaian Sengketa, ADR, Syirkah, Mudharabah, Paron Sapi. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 09:56 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37241 |
