TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14227-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (98kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14227-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14227-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (238kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14227-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (405kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14227-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (189kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14227-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (393kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14227-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (97kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14227-REFFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (280kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14227-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (633kB)
Abstract
Masyarakat dalam kehidupan sehari-harinya pasti membutuhkan sesuatu yang harus dipenuhi, yang kadang kala masyarakat tersebut tidak memiliki modal untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Seperti halnya yang terjadi pada masyarakat desa Batah Timur yang notabene penduduknya beragama islam. Dalam memenuhi kebutuhan hidup, masyarakat yang mayoritas bermata pencarian sebagai nelayan pasti tidak lepas dari campur tangan pihak lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Praktek sewa penyewa bersyarat ini berawal dari sebuah pabrik yang menyediakan jasa pembiayaan perahu yaitu saat seseorang ingin membeli perahu untuk menjadi nelayan akan tetapi tidak memiliki modal, maka pemilik pabrik akan membelikan perahu untuk nelayan gunakan dengan adanya syarat yaitu hasil tangkapan tersebut dijual kepada pemilik perahu (pabrik). hal yang paling memprihatinkan pada pihak nelayan yaitu adanya potongan harga yang diambil pemilik pabrik. Karena inilah peneliti tertarik untuk meneliti dan menganalisa praktek sewa menyewa perahu bersyarat yang terjadi. Karena uraian diatas penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan: 1) Bagaimana proses perjajian sewa menyewa perahu bersyarat di pabrik BMI (Bumi Menara Internusa) Desa Batah Timur Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan? Dan 2) Bagaimana tinjauan fiqih muamalah terhadap sewa menyewa perahu bersyarat di pabrik BMI (Bumi Menara Internusa) Desa Batah Timur kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan?
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (Field Research) dengan pendekatan yuridis empiris. Sumber data primer yang digunakan yakni wawancara, observasi dan kemudian dokumentasi dengan pengamatan langsung ke lapangan yang akan penulis teliti. Sedangkan sumber data primer yaitu dari buku-buku fiqih muamalah serta pendapat-pendapat fuqaha tentang sewa menyewa bersyarat.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1). Proses perjanjian yang terjadi di pabrik BMI sudah berjalan lama sehingga menjadi kebiasaan di masyarakat serta banyaknya nelayan yang membutuhkan perahu, sehingga adanya praktek sewa menyewa perahu ini sangat membantu nelayan. 2) praktek sewa menyewa perahu ini bisa dikatakan sebagai akad (ijara>h muntah{iya bi-at-tamli>k) yang jika masa sewa berakhir terjadi perpindahan kepemilikan terhadap perahu sebagai objek sewa yang mana dilakukan antara nelayan dan pemilik pabrik dilakukan suka sama suka.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WILDAN AZIZ |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Sewa Menyewa, Perjanjian, Kebiasaan |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 09:47 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37213 |
