TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41900-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (534kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41900-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41900-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (484kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41900-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (563kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41900-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (535kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41900-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (881kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41900-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (464kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41900-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (483kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41900-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengungkap pemaknaan pengalaman pedagang sayur keliling dalam menjalankan pengelolaan keuangannya. Pedagang sayur keliling merupakan salah satu bentuk usaha informal yang terus diminati dan sekaligus memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan pada saat ini. Di balik potensi tersebut sebagian besar pedagang sayur keliling masih menjalankan pengelolaan keuangan secara sederhana, yang meski tidak lepas dari permasalahan dan risiko yang dihadapi, mereka tetap mampu mempertahankan bahkan mengembangkan usahanya. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif dengan pendekatan fenomenologi transendental Edmund Husserl, dengan melibatkan Mak Seh sebagai informan utama serta beberapa informan pendukung. Data diperoleh melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui tahapan noema, epoche(bracketing), noesis, intentional analysis, hingga eidetic reduction, sementara keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan pedagang sayur keliling tercermin dalam enam aspek, yaitu pengelolaan modal, kulakan, penjualan, penetapan harga dan keuntungan, penabungan, serta pencampuran uang hasil jualan. Modal dimaknai sebagai sesuatu yang terus diputar tanpa bergantung pada pinjaman berbunga, kulakan disesuaikan dengan sisa dagangan yang masih ada, penjualan dijalankan dengan mengandalkan kepercayaan tanpa pencatatan hutang, harga ditetapkan dengan mengutamakan keikhlasan, sementara keuntungan dimaknai sebagai sisa kelebihan dari belanja yang kemudian ditabung, kebiasaan menabung dijalankan secara rutin di tabungan pasar, hingga uang dagang yang dicampur dengan kebutuhan rumah tangga. Keseluruhan temuan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan dijalankan bukan secara kaku, melainkan melalui kesadaran, kebiasaan dan nilai-nilai yang telah melekat dalam keseharian subjek.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ILHAM IBADURROHMAN |
| Department | Akuntansi |
| Uncontrolled Keywords | Pengelolaan keuangan, Fenomenologi Transendental, Pedagang Sayur Keliling |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Akuntansi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 09:46 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37210 |
