TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14704-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (55kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14704-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (751kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14704-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (219kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14704-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (337kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14704-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (242kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14704-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (354kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14704-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (326kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14704-lain-lain.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (59kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14704-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (101kB)
Abstract
ABSTRAK
TRADISI TEMPA’AN DALAM PANDANGAN EKONOMI ISLAM
(Study Kasus Desa Baban Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep)
Desa Baban merupakan salah satu Desa dimana hampir semua
masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Untuk bisa menggarap sawah mereka
banyak usaha yang dilakukan oleh masyarakat setempat agar tetap bisa bertahan
hidup. Salah satu cara yang mereka lakukan yaitu dengan meminjam uang dengan
seharga beras kepada seseorang dengan pengembalian berupa beras. Kegiatan
tersebut dikenal dengan nama tempa’an. Tempa’an merupakan salah satu tradisi
yang masih dilakukan sampai saat ini oleh masyarakat Desa Baban. Tempa’am
terjadi pada saat musim padi dimana petani yang tidak memiliki modal untuk
menggarap sawah mereka meminjam uang kepada orang lain dengan
pengembalian berupa beras pada saat panen.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode
penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Metode
pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan
dokumentasi. Teknik analisi data menggunakan tiga pendekatan yaitu reduksi
data, model data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi tempa’an yang berada di Desa
Baban tidak boleh karena utang piutang atau qardh yang terjadi di Desa tersebut
tidak sesuai dengan syarat dan rukun utang piutang yang dijelaskan di dalam
Ekonomi Islam. Dalam tempa’an utang uang yang dibayar dengan hasil panen
atau beras tidak diperbolehkan kareana pada dasarnya di dalam Fiqh Muamalah
harus mengembalikan sesuai dengan apa yang dipinjam. Dalam tradisi tersebut
juga terdapat bunga bagi yang tidak bisa membayar utang pada saat jatuh tempo.
Kata kunci: Tradisi Tempa’an, qardh.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM UMMI APRIYANI |
| Department | Ekonomi Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Tradisi Tempa’an, qardh. |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:11 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:47 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3721 |
