IDENTIFIKASI MAKROZOOBENTOS DI SEKITAR KAWASAN MANGROVE CENTER NGULING PASURUAN JAWA TIMUR

BRAIN ALEXANDER GARY PATTINAMA (2021) IDENTIFIKASI MAKROZOOBENTOS DI SEKITAR KAWASAN MANGROVE CENTER NGULING PASURUAN JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23240-180351100074-180351100074_BRAIN ALEXANDER GARY PATTINAMA.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23240-180351100074-180351100074_BRAIN ALEXANDER GARY PATTINAMA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kelimpahan laut yang
banyak. Hal ini dapat dikatakan karena Indonesia dilewati garis khatulistiwa dan
merupakan Negara dengan iklim tropis. Kesempatan ini mendukung Indonesia
sebagai tempat untuk disinggahi oleh biota laut yang banyak. Indonesia adalah
salah satu negara maritim, dimana dua per tiga wilayahnya merupakan wilayah
perairan. Kondisi ini makin memperkuat biota untuk tinggal di wilayah tersebut.
Keberadaan Indonesia sebagai Negara maritim ini sudah diakui dan didaulatkan
dengan skala internasional (Lasabuda, 2013). Namun, pemanfaatan biota laut ini
masih belum dimanfaatkan dengan optimal oleh para peneliti atau masyarakat
Indonesia, domestifikasi bisa jadi satu opsi untuk memanfaatkan biota menjadi
optimal dan berkembang lebih jauh (Mujiono, 2015).
Indonesia seharusnya sudah bisa berdiri sendiri komponen sumberdayanya
mengingat kita memiliki laut dengan biota yang banyak, persentasi kebutuhan
protein Indonesia dari laut harusnya bisa lebih banyak daripada biota terestrial.
Indonesia memiliki biodiversitas sumberdaya laut yang beragam karena memiliki
ciri khas ekosistem pesisir dan pulau-pulau kecil seperti hutan mangrove, lamun,
dan terumbu karang. Biota laut yang disebutkan terdiri dari ikan konsumsi, ikan
hias, serta makrozoobentos yang memiliki karateristik atau ciri khasnya masingmasing, akan sangat disayangkan jika kita tidak meneliti biota tersebut dikarenakan
kita memiliki potensi daya saing kuat di ranah internasional. Biota perairan ini
memiliki banyak keuntungan bagi manusia. Diantaranya adalah dapat digunakan
sebagai konsumsi, digunakan sebagai daya tarik ekowisata, dan sebagai
penyeimbang ekosistem laut Indonesia. Pasalnya, ekowisata di Indonesia masih
akan dikembangkan lagi dengan adanya penelitian yang mutakhir kedepannya,
sehingga domestifikasi bisa menjadi solusi sebagai meningkatkan taraf ekowisata
di Indonesia (Kartamihardja et al., 2017).
Makrozoobentos adalah salah satu organisme yang sangat banyak ada di
perairan mangrove. Keberadaan makrozoobentos sendiri dilandaskan pada tujuan
tertentu yang membuat biota ini bisa hidup disana. Kegiatan Praktik Kerja Lapang ini akan mengkaji identifikasi makrozoobentos pada kawasan mangrove center
Nguling Pasuruan, Jawa Timur. Makrozoobentos diidentifikasi dengan maksud
agar keberadaan jenis biota makrozoobentos ini akan lestari dan menyeimbangkan
ekosistem yang ada (Pelealu et al., 2018).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
BRAIN ALEXANDER GARY PATTINAMA
Department Manajemen Sumberdaya Perairan
Uncontrolled Keywords AKROZOOBENTOS; MANGROVE
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:11
Last Modified 24 Oct 2026 16:47
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3719

Actions (login required)

View Item
View Item