TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41887-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (254kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41887-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41887-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (256kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41887-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (553kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41887-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (297kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41887-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (839kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41887-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41887-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41887-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (250kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41887-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika konflik pertambangan tradisional di Bukit Kapur Jaddih pada lingkungan sosial dan Ekologis masyarakat Desa Parseh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Konflik muncul akibat perbedaan kepentingan antara pemilik usaha tambang, pekerja tambang, pemerintah desa, dan masyarakat yang terdampak aktivitas pertambangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa konflik pertambangan terdiri atas konflik non realistik yang ditandai dengan kekecewaan, ketegangan, kemarahan, dan frustrasi masyarakat akibat dampak pertambangan, serta konflik realistik yang dipicu oleh perbedaan kepentingan terkait pemanfaatan batu kapur, legalitas tambang, kompensasi, dan perbaikan lingkungan. Konflik tersebut diredam melalui mekanisme safety valve berupa mediasi pemerintah desa, pembentukan Karang Taruna, serta kegiatan sosial keagamaan seperti Festival Lomba Lampion dan Selametan Desa. Aktivitas pertambangan juga menimbulkan implikasi Ekologis berupa berkurangnya vegetasi, meningkatnya polusi debu, dan kerusakan jalan. Implikasi sosial berupa pergeseran mata pencaharian. Serta implikasi ekonomi berupa terbukanya lapangan kerja, berkembangnya UMKM, dan meningkatnya pendapatan masyarakat.rnBerdasarkan hasil penelitian, bahwa konflik pertambangan tradisional di Bukit Kapur Jaddih didominasi oleh konflik realistik karena berakar pada perbedaan kepentingan yang nyata, meskipun konflik non realistik juga muncul sebagai bentuk pelampiasan emosi masyarakat. Jadi Konflik tidak hanya menimbulkan pertentangan atau merusakkan, tetapi juga berfungsi positif memperkuat solidaritas sosial sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat melalui mekanisme safety valve yang menjaga hubungan sosial masyarakat Desa Parseh.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MAHARANI PUSPITA DEWI |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Konflik, Pertambangan Tradisional, Lingkungan Sosial, Ekologis. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 09:39 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37188 |
