TRUNOJOYO-KP-23238-1803311000201-PKL_180331100020_Iradatul Maufirah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (882kB)
Abstract
Rokok merupakan suatu zat adiktif yang apabila dikomsumsi akan
menyebabkan penyakit. Rokok juga merupakan hasil olahan dari daun tembakau
yang dibungkus. Rokok mengandung nikotin dan tar dengan atau tampa bahan
tambahan didalamnya. Indosesia merupakan salah satu negara dengan
komsumsi rokok terbesar di dunia. Berdasarkan dari tahun 2012, jumlah rokok
yang dikonsumsi di Indonesia terus meningkat dari 182 milyar batang rokok
tahun 2001 menjadi 260,8 milyar batang rokok pada tahun 2009. Rokok
dibedakan dalam beberapa jenis, yaitu rokok putih dan rokok kretek. Rokok putih
merupakan rokok yang berbahan baku tembakau yang diberi saus untuk
mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu. Rokok kretek merupakan yang
berbahan baku atau isinya berupa tembakau dan cengkeh yang diberi saus
untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu (Pratiwi dan Lukytawati 2013).
PT. Seribu Satu Alami merupakan perusahaan yang bergerak dalam
bidang industri rokok. PT. Seribu Satu Alami merupakan perusahaan yang
terletak di Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan.
Dalam operasinya pabrik ini menggunakan metode manual atau menggunakan
tenaga manusia dalam proses produksinya. Proses produksinya dimulai dari
pencampuran, pelintingan, quality control dan proses pengepakan. Dari 45
perusahaan rokok sejenis perusahaan ini dapat bersaing dan mampu bertahan
sampai saat ini dengan tetep mempertahankan kualitas dari produknya.
Perusahaan ini hanya memproduksi rokok kretek saja. Pemasarannya sendiri
masih Lokal Jawa Timur, seperti Malang, Tuban, Jember dan Pulau Madura
sendiri.
Produksi dari perusahaan ini tidak menggunakan target setiap harinya.
Setiap harinya jumlah rokok yang dihasilkan berbeda tergantung hasil yang
diperoleh karyawan. Setiap harinya karyawan pelinting dapat membuat rokok
sebanyak 215.000 linting dan setelah dikemas memperoleh 88 ball. Dimana
dalam 1 ball tersebut berisi 20 press dan 1 press berisi 10 bungkus dengan 1
bungkus terdapat 12 batang rokok. Mutu rokok ditentukan oleh bahan baku,
proses produksi dan penanganan pasca produksi. Secara umum proses produksi
rokok meliputi pencampuran, pemelintingan, quality control dan pengepakan
Pada PKL yang dilaksanakan ini mempelajari tentang proses produksi
rokok di PT. Seribu Satu Alami Babato Barat, Kertagena Tengah, Kadur,
Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM IRADATUL MAUFIRAH |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | PROSES PRODUKSI; ROKOK KRETEK |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:11 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:47 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3717 |
