TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14198-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (89kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14198-140311100018_cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (771kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14198-140311100018_chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (93kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14198-140311100018_chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (275kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14198-140311100018_chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (384kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14198-140311100018_chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (303kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14198-140311100018_conclution.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (81kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14198-140311100018_reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (155kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14198-140311100018_apendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Biji kelor ( Moringa oleifera L.) tidak memiliki masa dormansi, sehingga dapat
disemai setelah benih telah mencapai masak fisiologis. Penyimpanan berfungsi
untuk memenuhi kebutuhan benih sewaktu dibutuhkan. Penyimpanan benih kelor
yang baik dapat mempertahankan viabilitas benih dan mutu benih. Benih yang
bermutu akan menghasilkan pertumbuhan vegetatif yang baik. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh macam wadah dan periode
simpan benih terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman kelor. Penelitian ini
dilaksanakan pada bulan Desember 2017-Mei 2018 di ruang inkubasi pada suhu
ruang simpan 26˚C dan lahan persemaian. Rancangan yang digunakan pada
penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 2 faktor, yaitu
macam wadah simpan (kontrol, aluminium foil, plastik polyetilen, kertas, dan
kaleng) dan periode simpan (2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan). Data pengamatan
dianalisis dengan Analisis Sidik Ragam, kemudian diuji lanjut dengan uji Duncan
Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa perlakuan wadah simpan dan periode simpan memberikan pengaruh yang
nyata terhadap variabel pengamatan kadar air, kecepatan berkecambah, daya
berkecambah, bobot kering, potensi tumbuh maksimum, jumlah daun, panjang
akar, dan panjang epikotil. Penyimpanan tampa wadah simpan (kontrol) dengan
kadar air benih 9% setelah periode simpan 4 bulan dapat mempertahankan
viabilitas benih tetap tinggi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SUNDARI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Kata Kunci : biji kelor, wadah simpan, periode simpan, viabilitas biji |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 09:28 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37153 |
