TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41844-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41844-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41844-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41844-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41844-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41844-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41844-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41844-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41844-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Mahasiswi pada masa dewasa awal berada dalam fase perkembangan yang ditandai oleh kebutuhan akan kedekatan emosional, penerimaan, rasa aman, dan hubungan romantis. Pengalaman ketiadaan figur ayah atau fatherlessness, baik secara fisik maupun emosional, dapat memengaruhi pemenuhan kebutuhan emosional dalam hubungan pacaran. Kondisi tersebut dapat mendorong individu mencari perhatian, validasi, dan rasa aman secara berlebihan melalui pasangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketiadaan figur ayah terhadap ketergantungan emosional pada mahasiswi yang berpacaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Sampel penelitian berjumlah 387 mahasiswi aktif yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi di Kota Surabaya, sedang menjalani hubungan pacaran, serta mengalami ketiadaan figur ayah secara fisik atau emosional. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri atas skala fatherlessness berdasarkan aspek engagement, accessibility, dan responsibility dari Lamb et al., dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,913, serta skala ketergantungan emosional berdasarkan aspek fungsional dan emosional dari Socha, dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,944. Data dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi, analisis deskriptif, dan regresi linier sederhana menggunakan IBM SPSS Statistics versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatherlessness berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketergantungan emosional, dengan koefisien regresi sebesar 0,294, nilai t sebesar 3,408, dan signifikansi sebesar 0,001. Nilai R Square sebesar 0,029 menunjukkan bahwa fatherlessness memberikan kontribusi sebesar 2,9% terhadap ketergantungan emosional, sedangkan 97,1% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Mayoritas responden memiliki fatherlessness kategori sedang sebesar 66,4% dan ketergantungan emosional kategori sedang sebesar 68,2%. Artinya, semakin tinggi fatherlessness, semakin tinggi kecenderungan ketergantungan emosional pada mahasiswi yang berpacaran.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YUNIAR SETYANINGSIH |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Fatherlessness, Ketergantungan Emosional, Mahasiswi, Hubungan Pacaran, Dewasa Awal. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 09:13 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37106 |
