TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41825-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (201kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41825-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41825-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41825-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (427kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41825-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (451kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41825-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (354kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41825-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41825-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (281kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41825-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penyakit Downy Mildew adalah salah satu masalah utama pada tanaman melon (Cucumis melo L.). Dampaknya jelas, pertumbuhan terhambat, produktivitas turun, dan kualitas hasil panen jauh dari harapan. Pengendalian penyakit ini masih banyak bergantung pada fungisida sintetis, cara tersebut membuat patogen jadi resisten, juga merugikan lingkungan, sehingga diperlukan solusi yang lebih ramah lingkungan. Salah satunya, dengan memanfaatkan agen hayati seperti Bacillus pseudomycoides. Penelitian ini dilakukan untuk melihat seberapa besar pengaruh dosis berbeda suspensi Bacillus pseudomycoides terhadap pertumbuhan melon dan efektivitasnya menghambat perkembangan penyakit Downy Mildew. Penelitian berlangsung di Desa Sana Tengah, Pasean, Pamekasan dan di Laboratorium Agroekoteknologi Universitas Trunodjoyo Madura. Periode penelitian dari Oktober 2025 sampai Januari 2026. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) non-faktorial, dengan 4 taraf perlakuan: P0 (kontrol), P1 (1 ml/tanaman), P2 (1,5 ml/tanaman), dan P3 (2 ml/tanaman), dan 5 ulangan. Dari hasil penelitian, penggunaan suspensi Bacillus pseudomycoides terbukti nyata meningkatkan panjang tanaman dan jumlah daun, juga mampu menekan keparahan penyakit Downy Mildew. Sedangkan untuk diameter batang, waktu muncul bunga dan bobot buah, menunjukkan hasil yang non-signifikan (tidak berpengaruh nyata). Perlakuan terbaik didapat dari P3 (2 ml/tanaman), menghasilkan pertumbuhan vegetatif paling tinggi dan tingkat keparahan penyakit paling rendah dibanding perlakuan lain. Secara keseluruhan, aplikasi Bacillus pseudomycoides memberi harapan besar sebagai agen hayati untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dan ketahanan melon terhadap penyakit Downy Mildew.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NUR ALIVINA |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Bacillus pseudomycoides; Downy Mildew; Melon |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 09:01 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37069 |
