TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14150-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (19kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14150-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (152kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14150-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14150-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14150-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (175kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14150-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14150-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (169kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14150-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (981kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14150-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (21kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14150-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Dimas Setyonugroho. 13.05.211.00.046. Program Studi Sosiologi. Eksistensi ritual Ogoh-ogoh Banyuwangi studi kasus pada masyarakat beragama Hindu dan Islam yang berada di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana eksistensi ritual Ogoh-ogoh di kalangan masyarakat beragama Islam yang berada di Desa sumbersewu Banyuwangi dan bagaimana partisipasi umat islam dalam pelaksanaan ritual Ogoh-ogoh di kalangan masyarakat yang beragama Islam. Penelitian ini menjelaskan dan menggambarkan proses pelaksanaan ritual Ogoh-ogoh umat Hindu dan pendapat Masyarakat non Hindu terhadap ritual tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan sebuah pendekatan mengenai studi sosiologi agama. Informan yang dipilh dalam penelitian ini menggunakan teknik Sampel Purposif. Sumber data dari penlitian ini didapat dari data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi pengamat, wawancaraa mendalam, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi penelitian. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta untuk teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa umat Hindu di Banyuwangi khususnya Desa Sumbersewu adalah umat yang sudah terbiasa hidup di daerah multikultural, di tengah masyarakat yang mayoritas beragam islam membuat umat Hindu dapat membedakan antara ritual, budaya dan agama. Bagi masyarakat muslim di Desa Sumbersewu Ogoh-ogoh memiliki makna kesenian yang hanya dilakukan satu tahun sekali dan hanya sebatas kesenian budaya saja, jadi wajar antusiasme muslim sangat tinggi. Keserasian antara umat Islam dengan umat Hindu di Desa Sumbersewu menghasilkan sebuah toleransi dan eksistensi dari ritual Ogoh-ogoh itu sendiri. Masyarakat Hindu dan Islam di Desa Sumbersewu Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi tersebut memiliki toleransi yang sangat baik sehingga mereka dapat melaksanakan kegiatan ibadah masing-masing. Tetapi harus tetap digaris bawahi bahwa Ogoh-ogoh hanya sekedar seni budaya bukan ritual keagamaan umat muslim.
Kata kunci: Eksistensi, Hindu, Islam, Ogoh-ogoh
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DIMAS SETYONUGROHO |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Eksistensi;Hindu;Islam;Ogoh-ogoh |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 08:58 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/37058 |
