TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14113-140331100049_Abstrak.pdf
Download (8kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14113-140331100049_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (858kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14113-140331100049_Chapter I.pdf
Download (15kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14113-140331100049_Chapter II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (40kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14113-140331100049_Chapter III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (175kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14113-140331100049_Chapter IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (968kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14113-140331100049_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (86kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14113-140331100049_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (80kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14113-140331100049_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Kerupuk merupakan makanan yang lazim dikonsumsi oleh semua lapisan masyarakat dan rata-rata masih diproduksi oleh Industri Rumah Tangga (IRT) dengan cara yang sederhana . Kelurahan Gunung Anyar Tambak, Gunung Anyar Surabaya adalah daerah yang menjadi studi kasus penelitian ini yang merupakan sentra pengolahan kerupuk ikan payus dan terkenal sebagai kampung kerupuk. Banyaknya jumlah industri kerupuk di daerah ini menyebabkan tingkat persaingan semakin ketat, Salah satu cara agar suatu industri mampu bersaing dengan industri yang lain adalah meningkatkan mutu dan higienitas produk dengan cara menerapkan metode Good Manufacturing Practice (GMP), Penerapan GMP ditujukan untuk mengurangi kontaminasi terhadap produk mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan sampai dengan penerimaan produk di tangan konsumen. Di daerah Gunung Anyar banyak Industri Rumah Tangga yang menjadikan ikan payus sebagai bahan dasar pembuatan kerupuk di antaranya adalah UD. Sumber Rejeki dan UD. Jaya Abadi . Meskipun sudah mendapatkan Perizinan Industri Rumah Tangga (PIRT) sehingga telah menerapkan metode Good Manufacturing Practice (GMP), namun kedua industri ini belum menerapkan metode Good Manufacturing Practice (GMP) secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji dan membandingkan penerapan metode Good Manufacturing Practices (GMP) proses produksi kerupuk ikan payus di UD. Sumber Rejeki dan UD. Jaya Abadi, Gunung anyar Surabaya. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui jumlah ketidaksesuaian yang ditemukan di UD. Sumber Rezeki kategori minor sebanyak 1 penyimpangan, kategori mayor sebanyak 3 penyimpangan, kategori serius sebanyak 4 penyimpangan dan tidak ditemukan penyimpangan pada kategori kritis sehingga tergolong kategori level III. Untuk jumlah ketidaksesuaian yang ditemukan di UD. Jaya abadi kategori minor sebanyak 1 penyimpangan, kategori mayor sebanyak 3 penyimpangan, kategori serius sebanyak 5 penyimpangan dan tidak ditemukan penyimpangan pada kategori kritis sehingga tergolong kategori level IV.
Kata Kunci : Kerupuk Ikan Payus, Good Manufacturing Practice (GMP), UD. Sumber Rejeki dan UD. Jaya Abadi
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MAKRUF SETIAWAN |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Kerupuk Ikan Payus ; Good Manufacturing Practice (GMP); UD. Sumber Rejeki ; UD. Jaya Abadi |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 08:33 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:29 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/36983 |
