KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA GARAM RICH MINERALS PASCA PENYIMPANAN DUA TAHUN

FARAIDHYA INTAN YULITASARI (2024) KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA GARAM RICH MINERALS PASCA PENYIMPANAN DUA TAHUN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir -32828-200341100005-Surat Keterangan Publikasi IKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -32828-200341100005-Surat Keterangan Publikasi IKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (163kB)

Abstract

Garam Rich Minerals merupakan salah satu produk garam konsumsi yang memiliki kualitas rendah natrium dan kaya magnesium. Garam rich minerals dihasilkan dari penguapan air laut bebas kontaminan dengan mempertahankan unsur-unsur mineral yang ada dalam air laut yang memiliki manfaat untuk membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Produksi garam rich minerals dilakukan dengan tahap pertama memasukkan air muda ke dalam petak atau kolam kristalisasi hingga terdapat bunga garam yang muncul. Selanjutnya, dilakukan tahapan kedua yaitu penambahan air tua pada masing-masing petak. Kombinasi dari kedua tahapan tersebut akan menghasilkan garam rich minerals dengan konsentrasi <70%. komposisi garam rich minerals menurut BSN 2016 yaitu memiliki kadar air maksimal 7%, kadar NaCl maksimal 60%. Hasil dari analisis kadar NaCl pasca penyimpanan 2 tahun memiliki nilai kadar NaCl tertinggi 93,32% pada formula kontrol, sedangkan pada formula 4 memiliki nilai kadar NaCl rendah yaitu 75,67%. Hasil uji ANOVA didapatkan nilai bahwa sig bernilai <0.05 yang berarti setiap sampel yang diuji berbeda nyata secara signifikan. Analisis kadar air dihasilkan bahwa nilai tertinggi pada kadar air terdapat pada sampel kontrol dengan nilai 2,99%, sedangkan nilai terendah pada analisis kadar air terdapat pada sampel formula 1 dengan nilai 0,24%.Hasil uji anova tersebut diinterpretasikan bahwa formula 1, 3 dan 4 tidak berbeda nyata, sedangkan kontrol dan formula 2 berbeda nyata. Hasil analisis kadar yodium didapatkan nilai tertinggi pada formula 4 dengan nilai 126,85 ppm sedangkan nilai terendah pada formula 2 dengan nilai 27,6 ppm. Hasil uji ANOVA didapatkan nilai sig. < 0.05 bahwa data sampel berbeda secara signifikan. Kadar sulfat tertinggi terdapat pada formula 2 dengan nilai 44,88 ppm dan nilai terendah 31,52 ppm. Sedangkan hasil uji Anova menunjukkan kontrol, F1, F3 dan F4 tidak berbeda nyata, namun formula ke-2 berbeda nyata. Hasil pengujian kadar bagian garam yang tak larut dalam air yaitu rata-rata 2%. Uji anova nilai sig. 0,648. Hal ini membuktikan bahwa nilai sig >0,05 yang berarti kelima sampel tidak berbeda secara signifikan. Hasil pengujian analisa fisika garam rich minerals pasca penyimpanan dihasilkan bahwa warna, bentuk dan tekstur tidak berbeda nyata antar sampel akan tetapi berbeda nyata pada ukuran masing-masing sampel. Hal ini menyebabkan bahwa adanya pengaruh penyimpanan terhadap kualitas suatu garam.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
FARAIDHYA INTAN YULITASARI
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords GARAM RICH MINERALS;ANALISA FISIKA;ANALISA KIMIA
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:11
Last Modified 24 Oct 2026 16:47
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3686

Actions (login required)

View Item
View Item