TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14038-ABSTRAK_140341100062.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (110kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14038-Cover_TOC_140341100062.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (433kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14038-CHAPTER 1_140341100062.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (56kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14038-CHAPTER 2_140341100062.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14038-CHAPTER 3_140341100062.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (238kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14038-CHAPTER 4_140341100062.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (460kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14038-CONCLUSION_140341100062.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (114kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14038-REFERENCE_140341100062.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (113kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14038-APENDICES_140341100062.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (774kB)
Abstract
Pulau Bawean memiliki wilayah perairan yang mendapat dampak upwelling dari Selat Makssar ke laut Jawa Timur sebelah utara, sehingga mengakibatkan Pulau Bawean kaya dan subur akan sumberdaya hayati perikanan dan dapat dikembangkan dengan sistem Keramba Jaring Apung. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui kondisi oseanografi (batimetri, arus, suhu, salinitas, subtrat dasar, oksigen terlarut, angin dan kecerahan) dan mengetahui tingkat kesesuaian untuk lokasi pengembangan budidaya keramba jaring apung pada musim timur dan musim barat di perairan Pulau Bawean, Gresik. Data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder. Data primer adalah data lokasi KJA di Perairan Pulau Bawean. Data sekunder adalah data kedalaman yang di download dari GEBCO, data suhu dari Aqua MODIS, data kecerahan dari MODIS MOD09GA, data arus, salinitas, oksigen terlarut dari CMEMS, data angin dari ECMWF, dan data substrat dasar dari RTRW Kabupaten Gresik. Metode yang digunakan adalah metode equal interval. Hasil analisa parameter oseanografi pada musim timur dan musim barat di perairan pulau bawean untuk kedalaman berkisar antara 0 – 90 m, kecepatan arus berkisar antara 0.002 – 0.430, suhu permukaan laut berkisar antara 28 – 29.6 °C, kandungan oksigen terlarut berkisar antara 7,32 – 8,82 mg/l, kecerahan berkisar antara 6,06 - 9,5 meter, salinitas berkisar antara 32,4-33 ppt, serta wilayah perairan memiliki kondisi terumbu karang yang luas dan terlindung dari terpaan angin. Tingkat kesesuaian perairan Pulau Bawean untuk kegiatan budidaya kerapu dengan sistem keramba jaring apung pada musim timur dan musim barat adalah seluas 547.1 km² (kategori sesuai dan sangat sesuai) atau 59%.
Kata Kunci: Keramba Jaring Apung, Pulau Bawean, Parameter Oseanografi, Kesesuaian
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MSAMSUL HADI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Keramba Jaring Apung, Pulau Bawean, Parameter Oseanografi, Kesesuaian |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 07:33 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:28 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/36788 |
