TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14017-140341100040_ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (314kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14017-140341100040_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (504kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14017-140341100040_CHAPTER I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (202kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14017-140341100040_CHAPTER II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (645kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14017-140341100040_CHAPTER III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (513kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14017-140341100040_CHAPTER IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14017-140341100040_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (86kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14017-140341100040_REFERENCE.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (309kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14017-140341100040_APPENDICE.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (474kB)
Abstract
Laut Banda berada di wilayah Provinsi Maluku terletak diantara Samudera Pasifik dan Hindia yang menjadi salah satu kawasan alur migrasi ikan tuna sehingga menjadi wilayah yang potensial ditemukannya ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) dan cumi-cumi (Loligo Sp.). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi posisi penangkapan ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) dan cumi-cumi (Loligo Sp.) secara spasial maupun temporal yang diperoleh dari Vessel Monitoring System (VMS) dengan periode 2015-2016, menganalisa hubungan faktor oseanografi terhadap formasi terbentuknya daerah potensial penangkapan ikan tuna sirip kuning maupun cumi-cumi, kemudian menduga habitat potensial penangkapan ikan tuna sirip kuning maupun cumi-cumi. Metode yang digunakan yaitu pemodelan habitat menggunakan maximum entropy models (maxent) yang dibangun dengan data 2015 kemudian diproyeksi dan dievaluasi menggunakan data 2016 baik tahunan maupun musiman. Data posisi kehadiran (presence) dari VMS dan citra satelit parameter oseanografi yang meliputi konsentrasi klorofil-a (chl-a), suhu permukaan laut (SST), dan kedalaman, digunakan untuk mengevaluasi pengaruh kondisi oseanografi dalam menduga daerah potensial penangkapan ikan tuna sirip kuning dan cumi-cumi di Laut Banda. Hasil maxent memperoleh nilai Area Under Curve (AUC) of Receiver Operating Characteristic (ROC) ikan tuna sirip kuning dan cumi-cumi masing-masing sebesar 0.783 dan 0.733 mengisyaratkan bahwa model dapat memprediksi daerah penangkapan dengan “baik”. Dari ketiga parameter yang diuji, ikan tuna sirip kuning kedalaman (78,2%) menunjukkan sebagai parameter yang paling berpengaruh terhadap distribusi geografisnya di Laut Banda, disusul oleh chl-a (21%) dan SST (0,8%). Kondisi yang hampir mirip juga terjadi pada cumi-cumi dengan kedalaman (65,2%) menunjukkan sebagai parameter yang paling berpengaruh terhadap distribusi geografisnya di Laut Banda, disusul oleh chl-a (28,9%) dan SST (5,9%). Hasil maxent juga menunjukkan bahwa ikan tuna sirip kuning dan Cumi-cumi banyak ditemukan pada kedalaman 7250 – 8000 meter dan chl-a 0.1 – 0.3 mg/m3 serta SST 27 – 29C. Distribusi ikan tuna sirip kuning dan cumi-cumi yang diperoleh dari VMS tersebar dikoordinat 4°-7 °LS sampai 122°-131° BT bersamaan dengan data oseanografi memberi peluang untuk mengidentifikasi spesifik area dengan tingkat akurasi daerah penangkapan yang baik di Laut Banda sebagai daerah potensial fishing zone pada koordinat 2°-8° LS-131°-133° BT.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ENDAH PUJI ASTUTIK |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Daerah potensial penangkapan, Laut Banda, maximum entropy model, tuna sirip kuning, cumi-cumi, Vessel Monitoring System |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 07:14 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:28 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/36725 |
